Arti Kata "pontang-panting" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pontang-panting" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pontang-panting

pon·tang-pan·ting 1 kl adv berceceran (berserakan, terserak-serak) di mana-mana; kucar-kacir; 2 v berlari lintang pukang; 3 v bangun tergesa-gesa; rebah bangun;
ber·pon·tang-pan·ting v berlari rebah bangun; jatuh terguling-guling;
me·mon·tang-man·ting·kan kl v 1 mengucar-ngacirkan; menjadikan berceceran (berserakan); menyerak-nyerakkan; 2 menyebabkan lari pontang-panting; menghembalangkan;
ter·pon·tang-pan·ting v berlari lintang pukang (cepat-cepat, tunggang-langgang, terbirit-birit, jatuh bangun, dsb) krn ketakutan dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pontang-panting"

📝 Contoh Penggunaan kata "pontang-panting" dalam Kalimat

1.Pada hari libur, anak-anak bermain di taman bermain dan berpon·tang-pan·ting di sekitar kolam renang.
2.Pada malam itu, anak itu bangun tergesa-gesa dan berpon·tang-pan·ting ke kamar tidurnya karena takut akan hantu.
3.Pada saat itu, para pelari berpon·tang-pan·ting di lapangan olahraga karena terlalu cepat berlari.
4.Pada pagi hari, seekor anjing berpon·tang-pan·ting di taman karena melihat seekor kucing.
5.Para siswa sangat tertekan dan berpon·tang-pan·ting keluar kelas karena mendengar berita bahwa ujian akan berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.

📚 Artikel terkait kata "pontang-panting"

Mengenal Kata 'pontang-panting' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pontang-Panting" dalam Bahasa Indonesia

Kata "pontang-panting" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan keadaan seseorang yang berlari atau bergerak dengan cepat dan tidak terkontrol. Namun, maknanya lebih dalam dari itu. Dalam bahasa Indonesia, kata "pontang-panting" memiliki beberapa arti, yaitu berceceran (berserakan, terserak-serak), berlari lintang pukang, dan bangun tergesa-gesa. Kata "pontang-panting" memiliki sejarah yang menarik. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang berlari dengan cepat dan tidak terkontrol, seperti sedang berlari dari sesuatu yang menakutkan. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terkejut atau terkepung. Contoh penggunaan kata "pontang-panting" dalam kalimat yang alami adalah: "Setelah mendengar kabar buruk, dia langsung berlari pontang-panting menuju rumahnya." atau "Anak itu berlari pontang-panting ke arah parkir mobil karena takut tertinggal." Kata "pontang-panting" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terkejut atau terkepung. Misalnya, ketika seseorang mendengar kabar buruk atau melihat sesuatu yang menakutkan, mereka akan berlari pontang-panting untuk mencari tempat yang aman. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang berusaha untuk meninggalkan sesuatu yang tidak diinginkan. Dalam kesimpulan, kata "pontang-panting" memiliki makna yang lebih dalam dari sekedar berlari cepat. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki beberapa arti yang terkait dengan keadaan seseorang yang terkejut, terkepung, atau berusaha untuk meninggalkan sesuatu yang tidak diinginkan.