Arti Kata "potensiometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "potensiometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

potensiometer

po·ten·si·o·me·ter /poténsiométer/ n alat untuk mengukur potensial listrik dng cara pengimbalan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "potensiometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "potensiometer" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium fisika, alat potensiometer digunakan untuk mengukur potensial listrik pada suatu konduktor.
2.Siswa di sekolah menemukan sumber daya berupa potensiometer yang digunakan untuk mengajar konsep fisika yang lebih mendalam.
3.potensiometer di laboratorium sangat berguna dalam melakukan eksperimen untuk mengetahui sifat konduktor.
4.Dalam proyek sains, anak-anak menggunakan potensiometer untuk mengukur potensial listrik pada sebuah baterai.
5.Teknisi laboratorium harus memahami cara menggunakan potensiometer dengan benar untuk mendapatkan hasil yang akurat dalam pengujian.

📚 Artikel terkait kata "potensiometer"

Mengenal Kata 'potensiometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "potensiometer" - Alat Pengukur Potensial Listrik

Kata "potensiometer" sering digunakan dalam bidang sains dan teknologi untuk menggambarkan alat yang digunakan untuk mengukur potensial listrik. Istilah ini berasal dari kata "potensial" yang artinya kemampuan atau kekuatan, dan "meter" yang berarti alat pengukur. Dalam konteks sejarah, potensiometer telah berkembang sejak abad ke-19 sebagai alat untuk mengukur potensial listrik pada baterai dan sumber lainnya. Potensiometer telah menjadi alat penting dalam bidang sains dan teknologi, terutama dalam pengembangan peralatan listrik dan elektronik. Alat ini digunakan untuk mengukur potensial listrik pada berbagai sumber, seperti baterai, sumber arus bolak-balik (AC), dan sumber arus searah (DC). Dengan demikian, potensiometer membantu para ilmuwan dan insinyur untuk memahami perilaku listrik pada berbagai kondisi. Contoh penggunaan kata potensiometer dalam kalimat alami antara lain: - "Peneliti menggunakan potensiometer untuk mengukur potensial listrik pada baterai yang baru." - "Teknisi listrik menggunakan potensiometer untuk memeriksa potensial listrik pada sumber arus AC." - "Dalam laboratorium, siswa menggunakan potensiometer untuk mengukur potensial listrik pada sirkuit listrik sederhana." Dalam kehidupan sehari-hari, potensiometer memiliki relevansi yang signifikan dalam pengembangan teknologi dan inovasi. Dengan kemampuan mengukur potensial listrik yang akurat, potensiometer membantu para insinyur dan ilmuwan untuk mengembangkan peralatan listrik yang lebih efisien dan aman. Selain itu, potensiometer juga digunakan dalam berbagai bidang, seperti pengembangan peralatan medis, pengujian baterai, dan pengembangan sistem listrik yang lebih canggih.