Arti Kata "rajang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rajang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rajang

ra·jang v, me·ra·jang v mengiris (menyayat) tipis-tipis atau kecil-kecil; meracik: ~ tembakau; ~ daun pandan;
ra·jang·an n hasil merajang; racikan; irisan: tembakau ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rajang"

📝 Contoh Penggunaan kata "rajang" dalam Kalimat

1.Pertanian menggunakan alat pengiris untuk merajang dedaunan sebelum memasukkannya ke dalam kompos.
2.Guru meminta muridnya untuk merajang bawang putih dan cabe rawit sebelum memasak.
3.Ibu merajang tembakau untuk membuat rokok tradisional yang lezat dan khas.
4.Dalam budidaya tanaman, merajang daun pandan sangat penting untuk meracik obat herbal.
5.Pedagang kaki lima merajang sayuran segar untuk dijual di pasar tradisional setiap pagi.

📚 Artikel terkait kata "rajang"

Mengenal Kata 'rajang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rajang" - Menyayat dan Mencipta

Kata "rajang" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses menyayat atau mengiris bahan-bahan tertentu, seperti tembakau atau daun pandan, untuk mencipta racikan atau irisan yang sesuai. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan proses meracik atau mengiris bahan-bahan untuk mencipta sesuatu yang baru.

Contoh Penggunaan Kata Rajang dalam Kalimat

Kita dapat melihat contoh penggunaan kata "rajang" dalam kalimat berikut: "Dia menyajikan tembakau rajang yang lezat untuk teman-temannya." Dalam kalimat ini, kata "rajang" digunakan untuk menggambarkan proses menyayat atau mengiris tembakau untuk mencipta racikan yang lezat. Contoh lain adalah: "Ibu saya suka rajang daun pandan untuk membuat masakan tradisional." Dalam kalimat ini, kata "rajang" digunakan untuk menggambarkan proses meracik atau mengiris daun pandan untuk mencipta racikan yang sesuai.

Relevansi Kata Rajang dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "rajang" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kuliner dan tradisi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "rajang" untuk menggambarkan proses menyayat atau mengiris bahan-bahan untuk mencipta sesuatu yang baru. Dalam budaya Indonesia modern, kata "rajang" juga digunakan untuk menggambarkan proses meracik atau mengiris bahan-bahan untuk mencipta sesuatu yang unik dan lezat. Oleh karena itu, kata "rajang" merupakan kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki makna yang sangat luas.