Arti Kata "ramus" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ramus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
ramus
1ra·mus, be·ra·mus a tebal dan panjang (kumis, janggut);
me·ra·mus v berbulu (berambut) banyak: sepekan saja dia tidak bercukur, terlihat wajahnya ~
2ra·mus n Anat struktur yg lebih kecil dp sesuatu yg lebih besar atau cabang kecil dr pembuluh darah atau saraf
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ramus"
📝 Contoh Penggunaan kata "ramus" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "ramus"
Mengenal Kata 'ramus' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "ramus" - Inspirasi dan Motivasi
Kata "ramus" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan rambut panjang dan tebal, seperti kumis atau janggut. Namun, sebelum kita mengenal penggunaan kata ini dalam konteks yang lebih luas, mari kita lihat makna umum dan konteks historis/sosial dari kata "ramus".
Secara etimologis, kata "ramus" berasal dari bahasa Latin yang berarti "rambut" atau "bulu". Dalam bahasa Indonesia, kata ini mulai digunakan pada abad ke-19 sebagai istilah untuk menggambarkan rambut panjang dan tebal di wajah atau tubuh. Dalam konteks ini, kata "ramus" sering digunakan untuk menggambarkan kumis, janggut, atau rambut lainnya yang tumbuh panjang dan tebal.
Contoh penggunaan kata "ramus" dalam kalimat yang alami adalah:
Setelah beberapa bulan tidak bercukur, kumisnya ramus dan tebal.
Dia sangat bangga dengan rambut ramus-nya yang panjang dan tebal.
Setelah beberapa tahun tidak mencukur, janggutnya ramus dan lebat.
Kata "ramus" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Di beberapa daerah di Indonesia, rambut ramus dianggap sebagai simbol kekuasaan, kebijaksanaan, atau keberanian. Oleh karena itu, banyak orang yang membiarkan rambut ramus-nya tumbuh panjang dan tebal sebagai tanda identitas atau identitas sosial. Selain itu, rambut ramus juga sering digunakan sebagai hiasan atau dekorasi dalam berbagai acara tradisional atau keagamaan.