Arti Kata "rayah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rayah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rayah

ra·yah v, me·ra·yah v menjarah; merampok; merampas: gerombolan penjahat itu tidak segan-segan ~ harta korbannya;
me·ra·yahi v merayah (banyak-banyak; berkali-kali): maling itu ~ ternak di Jawa Barat;
ra·yah·an n 1 hasil rampasan (rampokan); 2 sasaran merayah; 3 rebutan: setelah ia meninggal, hartanya menjadi ~ saudara-saudaranya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rayah"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "rayah" dalam Kalimat

1.Gerombolan penjahat itu tidak segan-segan merayah harta korbannya.
2.Maling itu sudah merayah ternak di Jawa Barat, sehingga peternakan mereka mengalami kerugian besar.
3.Setelah ia meninggal, hartanya menjadi rayahan saudara-saudaranya.
4.Pada masa kejayaan kerajaan, raja dikenal sebagai seorang yang suka merayah harta benda musuhnya.
5.Di zaman penjajahan, gerakan perlawanan melawan pemerintah penjajah adalah rayahan yang paling berani dan gigih.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "rayah"

Mengenal Kata 'rayah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rayah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rayah" memiliki makna yang kompleks dan beragam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini terkait dengan gerombolan penjahat yang melakukan serangan kejam dan merampok harta orang lain. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata "rayah" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu merayap atau merampok dengan cara yang licik dan tidak terduga. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rayah" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "gerombolan penjahat itu datang dengan menjarah dan merampok harta orang lain", atau "maling itu merayah ternak di Jawa Barat". Dalam contoh-contoh ini, kata "rayah" digunakan untuk menggambarkan perilaku penjahat yang licik dan merampok. Kata "rayah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keamanan dan hukum. Dalam era modern, kata "rayah" digunakan untuk menggambarkan tindakan yang melanggar hukum dan merusak keamanan sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan memahami makna kata "rayah" agar kita dapat menghindari perilaku yang tidak baik dan merahasiakan diri dari kemungkinan penjahat.

Cara Menghindari Pengaruh Negatif Kata "Rayah"

Untuk menghindari pengaruh negatif kata "rayah", kita perlu memahami makna dan konteksnya dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan memahami makna kata "rayah" agar kita dapat menghindari perilaku yang tidak baik dan merahasiakan diri dari kemungkinan penjahat. Dengan demikian, kita dapat menjaga keamanan sosial dan menghindari tindakan yang melanggar hukum.