Arti Kata "rebeh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rebeh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rebeh

1re·beh /rébéh/ a tergantung terkulai (tt sayap patah, layar robek, dsb); tidak kaku lagi (tt tepi topi dsb); terkelepai;
me·re·beh v menjadi rebeh; melentur (tidak tegang lagi); menjadi kendur; menjadi terkulai

2re·beh /rébéh/ Jk a 1 compang-camping; rompang-ramping (tt pakaian dsb); 2 usang; buruk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rebeh"

📝 Contoh Penggunaan kata "rebeh" dalam Kalimat

1.Saya tidak bisa menemukan kata "rebeh" dalam kamus atau sumber bahasa Indonesia yang akurat. Mohon periksa kembali kata tersebut untuk memastikan bahwa itu adalah kata yang benar dalam bahasa Indonesia.
2.Jika kata "rebeh" adalah kata yang tidak biasa atau tidak resmi dalam bahasa Indonesia, saya dapat membantu membuat kalimat dengan kata-kata yang mirip atau memiliki makna yang sama. Silakan berikan petunjuk atau konteks yang lebih jelas tentang kata "rebeh" agar saya dapat membantu dengan lebih efektif.

📚 Artikel terkait kata "rebeh"

Mengenal Kata 'rebeh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rebeh" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "rebeh" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan suatu benda yang telah kehilangan kakuannya atau menjadi kendur. Dalam konteks historis, kata "rebeh" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi layar atau sayap yang telah robek atau patah. Penggunaan kata "rebeh" juga dapat ditemukan dalam berbagai konteks sosial. Misalnya, saat suatu bangunan telah mengalami kerusakan atau kehilangan struktur, maka dapat dikatakan bahwa bangunan tersebut telah menjadi "rebeh". Dalam konteks lain, kata "rebeh" juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang telah kehilangan kekuatannya atau menjadi tidak stabil.

Penggunaan Kata "rebeh" dalam Kalimat yang Alami

- Layar kapal yang terkena angin topan telah menjadi rebeh dan tidak dapat digunakan lagi. - Setelah dipakai beberapa kali, baju luncur yang saya gunakan telah menjadi rebeh dan tidak nyaman dipakai. - Sayap helikopter yang telah patah dan menjadi rebeh tidak dapat digunakan untuk terbang.

Relevansi Kata "rebeh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "rebeh" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam bahasa sehari-hari, orang sering menggunakan kata "rebeh" untuk menggambarkan kondisi suatu benda atau situasi yang telah kehilangan kakuannya. Misalnya, saat suatu kerusakan atau kehilangan struktur, maka dapat dikatakan bahwa situasi tersebut telah menjadi "rebeh". Dengan demikian, kata "rebeh" dapat digunakan sebagai kata baku untuk menggambarkan kondisi yang telah kehilangan kakuannya.