Arti Kata "redap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "redap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

redap

1re·dap ? redup

2re·dap n gendang (rebana) kecil; dap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "redap"

📝 Contoh Penggunaan kata "redap" dalam Kalimat

1.Pernyataan itu terdengar begitu redap dan tidak meyakinkan.
2.Dia menulis redap kalimat pada buku catatan itu dengan tinta merah.
3.Dalam bahasa Jawa, kata "redap" memiliki makna yang berbeda, sehingga perlu dilakukan penafsiran yang lebih teliti untuk menghindari kesalahpahaman.
4.Dalam konteks sastra, penulis sering menggunakan kata "redap" untuk menggambarkan nada bicara yang tidak jelas atau tidak meyakinkan.
5.Dalam beberapa kasus, kata "redap" digunakan dalam konteks yang tidak formal, seperti dalam percakapan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "redap"

Mengenal Kata 'redap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Redap" - Mengapa Kata Ini Tetap Populer

Kata redap seringkali muncul dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda sudah tahu maknanya? Kata ini memiliki makna umum sebagai kata yang menggambarkan sesuatu yang terlalu banyak atau berlebihan. Dalam konteks historis, kata redap digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan atau situasi yang berlebihan atau tidak terkendali. Dalam kehidupan sehari-hari, kata redap seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak terkendali atau berlebihan. Misalnya, jika seseorang makan terlalu banyak, kita bisa mengatakan bahwa mereka makan redap atau berlebihan. Atau jika ada kebun yang tumbuh terlalu banyak tanaman, kita bisa mengatakan bahwa kebun tersebut penuh redap. Contoh lainnya adalah jika ada perusahaan yang terlalu banyak mencetak uang, maka kita bisa mengatakan bahwa perusahaan tersebut mencetak uang redap. Kata redap juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks budaya, kata redap seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak terkendali atau berlebihan. Misalnya, jika ada acara pernikahan yang terlalu banyak tamu, maka kita bisa mengatakan bahwa acara tersebut redap dengan tamu-tamu yang berdatangan. Atau jika ada festival yang terlalu banyak penonton, maka kita bisa mengatakan bahwa festival tersebut redap dengan penonton yang berdatangan. Dalam kesimpulan, kata redap adalah kata yang penting dalam bahasa Indonesia, karena dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak terkendali atau berlebihan. Dengan memahami makna kata redap, kita dapat menggunakan kata tersebut dengan tepat dan efektif dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.