Arti Kata "reinvestasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "reinvestasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

reinvestasi

re·in·ves·ta·si /réinvéstasi/ n penanaman modal kembali (dr laba yg diperoleh dr investasi terdahulu)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "reinvestasi"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "reinvestasi" dalam Kalimat

1.Perusahaan tersebut melakukan investasi besar-besaran dan juga memutuskan untuk melakukan reinvestasi untuk meningkatkan produksinya.
2.Dalam strategi bisnis, reinvestasi laba menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai kesuksesan.
3.Perusahaan yang beroperasi di bidang teknologi telah melakukan reinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan teknologi yang mereka miliki.
4.Setelah beberapa tahun beroperasi, perusahaan tersebut telah melakukan reinvestasi modal untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitasnya.
5.Dalam konteks ekonomi, reinvestasi modal merupakan salah satu kebijakan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

πŸ“š Artikel terkait kata "reinvestasi"

Mengenal Kata 'reinvestasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "reinvestasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "reinvestasi" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks ekonomi dan bisnis. Secara historis, konsep ini berkembang dari praktek penanaman modal yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan laba dan meningkatkan nilai perusahaan. Dalam arti resmi, reinvestasi adalah penanaman modal kembali (dr laba yg diperoleh dr investasi terdahulu) yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan nilai perusahaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata reinvestasi sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang yang memiliki tabungan dapat melakukan reinvestasi untuk meningkatkan nilai uang mereka. Dalam konteks bisnis, perusahaan dapat melakukan reinvestasi untuk meningkatkan teknologi dan meningkatkan kinerja. Contoh penggunaan kata reinvestasi dalam kalimat yang alami adalah: "Kami berencana untuk melakukan reinvestasi pada teknologi baru untuk meningkatkan kinerja perusahaan kami." Atau "Dia melakukan reinvestasi pada sahamnya untuk meningkatkan nilai uangnya." Dalam budaya Indonesia modern, kata reinvestasi memiliki relevansi yang besar dalam konteks keuangan dan bisnis. Banyak orang yang melakukan reinvestasi untuk meningkatkan nilai uang mereka dan meningkatkan kinerja perusahaan mereka. Dalam konteks keuangan, reinvestasi dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan nilai uang dan meningkatkan kinerja investasi. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata reinvestasi memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks ekonomi dan bisnis. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan dalam berbagai konteks, dan memiliki relevansi yang besar dalam budaya Indonesia modern.