Arti Kata "rerugi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rerugi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rerugi

re·ru·gi n El kerugian listrik di penghantar alat listrik lain: setiap penyaluran tenaga listrik mengalami kerugian daya sbg akibat -- ohm di penghantarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rerugi"

📝 Contoh Penggunaan kata "rerugi" dalam Kalimat

1.Penyebab utama kegagalan sistem transmisi listrik adalah kerugian daya yang terjadi di penghantar.
2.Perusahaan itu mengalami kerugian besar karena investasi yang tidak efektif pada proyek tersebut.
3.Penggunaan bahan yang tidak tepat akan menyebabkan kerugian daya yang besar di penghantar.
4.Kerugian di pasar saham membuat perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan.
5.Penghantar listrik dengan kualitas rendah akan menyebabkan kerugian daya yang signifikan di sistem transmisi.

📚 Artikel terkait kata "rerugi"

Mengenal Kata 'rerugi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rerugi" - Pengertian yang Luar Biasa

Kata "rerugi" mungkin tidak asing lagi bagi mereka yang mempelajari ilmu listrik atau teknologi. Namun, bagaimana jika kamu belum pernah mendengarnya? Rerugi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kerugian listrik yang terjadi di penghantar alat listrik lain. Dalam konteks ini, rerugi merupakan akibat dari hambatan listrik yang terjadi di penghantar, yang biasanya dinotasikan dengan simbol "ohm". Penggunaan Kata Rerugi dalam Konteks Ilmu Listrik Rerugi sering digunakan dalam konteks ilmu listrik untuk menggambarkan kerugian listrik yang terjadi di penghantar. Contohnya, "Kerugian listrik yang terjadi di penghantar sebenarnya adalah rerugi yang diakibatkan oleh hambatan listrik." Atau, "Banyaknya rerugi yang terjadi di penghantar dapat menyebabkan penurunan daya listrik yang dihasilkan." Dalam kedua contoh di atas, kata rerugi digunakan untuk menggambarkan kerugian listrik yang terjadi di penghantar. Rerugi dalam Kehidupan Sehari-Hari Meskipun rerugi lebih sering digunakan dalam konteks ilmu listrik, namun konsepnya juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kamu menggunakan charger untuk mengisi baterai ponsel, ada kemungkinan bahwa sebagian listrik yang masuk ke charger akan berubah menjadi panas karena hambatan listrik. Dalam hal ini, panas yang dihasilkan dapat dianggap sebagai rerugi yang terjadi di penghantar. Dalam beberapa tahun terakhir, konsep rerugi juga mulai digunakan dalam konteks kebijakan energi. Beberapa negara mulai menggunakan rerugi sebagai salah satu faktor untuk menentukan kebijakan energi mereka. Dengan demikian, kata rerugi tidak hanya digunakan dalam konteks ilmu listrik, tetapi juga dalam konteks kebijakan energi dan kehidupan sehari-hari.