Arti Kata "residivistis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "residivistis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

residivistis

re·si·di·vis·tis /résidivistis/ a 1 Huk bersifat mengulangi lagi tindak kejahatan yg serupa; 2 Dok bersifat kambuh lagi dr sakit setelah dinyatakan sembuh atau tampak sembuh untuk jangka tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "residivistis"

📝 Contoh Penggunaan kata "residivistis" dalam Kalimat

1.Pasien tersebut dinilai sebagai residivistis karena terus kambuh setelah menjalani pengobatan.
2.Dia dikenal sebagai residivistis dalam tindak kejahatan narkotika yang telah dia lakukan beberapa kali sebelumnya.
3.Dokter mengatakan bahwa penyakitnya bersifat residivistis, sehingga perlu pengawasan yang ketat.
4.Pada kasus ini, terdapat residivistis yang terus melanggar hukum, sehingga perlu diberikan sanksi yang berat.
5.Di antara pasien yang pernah sembuh, ada yang dinilai sebagai residivistis karena terus kambuh dengan gejala yang sama.

📚 Artikel terkait kata "residivistis"

Mengenal Kata 'residivistis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Residivistis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "residivistis" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi maknanya sangat penting dalam beberapa konteks. Dalam arti resmi, kata ini berarti bersifat mengulangi lagi tindak kejahatan yang serupa atau bersifat kambuh lagi dari sakit setelah dinyatakan sembuh atau tampak sembuh untuk jangka tertentu. Makna ini terkait dengan konsep kejahatan dan penyakit yang dapat menimbulkan efek lama dan berulang.

Contoh Penggunaan Kata Residivistis

Kata residivistis sering digunakan dalam konteks hukum dan medis. Misalnya, seseorang yang terbukti melakukan tindak kejahatan yang sama berulang kali dapat digolongkan sebagai residivistis. Dalam kasus lain, seseorang yang menderita penyakit berulang dapat dianggap memiliki sifat residivistis. Berikut adalah contoh kalimat yang menggunakan kata residivistis: "Dia dianggap sebagai residivistis karena terbukti melakukan tindak kejahatan yang sama berulang kali." "Dia menderita penyakit berulang, sehingga dianggap memiliki sifat residivistis."

Relevansi Kata Residivistis dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata residivistis juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kejahatan dan penyakit. Dalam beberapa kasus, seseorang yang memiliki sifat residivistis dapat dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali makna kata residivistis dan memahami konteksnya. Selain itu, kata residivistis juga dapat digunakan sebagai inspirasi untuk mengubah kebiasaan buruk dan mencegah kejahatan berulang. Dengan memahami makna kata residivistis, kita dapat lebih bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan dan mencegah kejahatan berulang.