Arti Kata "retrogresif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retrogresif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retrogresif

ret·rog·re·sif /rétrogrésif/ a bersifat mundur (menurun, bertambah buruk, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retrogresif"

📝 Contoh Penggunaan kata "retrogresif" dalam Kalimat

1.Perekonomian negara ini mengalami tren retrogresif karena inflasi yang semakin meningkat.
2.Gaji pegawai negeri yang terus menurun akibat inflasi tersebut menunjukkan retrogresif dalam sistem pembayaran gaji.
3.Tindakan pemerintah yang melanggar hukum hak asasi manusia menggambarkan perilaku yang sangat retrogresif.
4.Pendidikan yang berkualitas rendah menunjukkan kemunduran yang sangat signifikan dan berpotensi retrogresif.
5.Perilaku korupsi yang terus meningkat di kalangan aparatur pemerintah menunjukkan retrogresif dalam tatanan moral masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "retrogresif"

Mengenal Kata 'retrogresif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Retrogresif" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "retrogresif" seringkali digunakan untuk menggambarkan fenomena yang menunjukkan kemunduran atau penurunan kualitas. Dalam konteks sosial dan historis, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan yang tidak sesuai dengan arah kemajuan. Misalnya, dalam era digital saat ini, banyak orang yang masih menggunakan teknologi lama yang sudah ketinggalan zaman, sehingga dapat dikatakan bahwa mereka memiliki sifat retrogresif. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "retrogresif" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Sebagai contoh, "Kebijakan pemerintah yang hanya memprioritaskan kepentingan segelintir kelompok dapat dianggap sebagai kebijakan retrogresif dalam mengatasi masalah sosial." Atau, "Kegagalan dalam memperbarui sistem pengelolaan lingkungan dapat dianggap sebagai langkah retrogresif dalam menjaga kualitas lingkungan." Dengan demikian, kata "retrogresif" dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan atau kebijakan yang tidak sesuai dengan arah kemajuan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "retrogresif" memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi. Misalnya, dalam konteks pendidikan, banyak sekolah yang masih menggunakan metode belajar yang ketinggalan zaman, sehingga dapat dikatakan bahwa mereka memiliki sifat retrogresif dalam menghadapi tantangan globalisasi. Dengan demikian, kata "retrogresif" dapat digunakan sebagai inspirasi bagi kita dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah-masalah sosial dan ekonomi yang ada.