Arti Kata "roboh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "roboh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

roboh

ro·boh v 1 runtuh (tt bangunan yg besar, spt rumah, tembok): gedung-gedung -- akibat gempa bumi yg hebat; 2 rebah; tumbang (tt pohon, tanaman): hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon --; 3 ki jatuh (dl berbagai-bagai arti spt bangkrut, kalah, tidak dapat bertahan lagi, luntur imannya): pd ronde kedua petinju terkenal itu -- krn mendapat pukulan keras pd pelipisnya;
me·ro·boh·kan v 1 menyebabkan roboh; meruntuhkan (rumah dsb); 2 menyebabkan tumbang (rebah); merebahkan; menumbangkan (pohon, tanaman, dsb); 3 menjatuhkan (mengalahkan dsb): ia dng mudah ~ lawan-lawannya;
pe·ro·boh·an n proses, cara, perbuatan merobohkan;
(ke)ro·boh·an n runtuhan; reruntuhan; puing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "roboh"

📝 Contoh Penggunaan kata "roboh" dalam Kalimat

1.Gempa bumi yang hebat menimbulkan kerusakan parah dan banyak gedung-gedung runtuh.
2.Hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon di kebun parkir tumbang.
3.Pemain bola mengalami kekalahan yang telak saat lawan-lawannya menumbangkan timnya.
4.Kami harus berhati-hati saat berjalan di daerah yang telah terjadi runtuhan dan reruntuhan.
5.Dalam sejarah peradaban kuno, kota kuno tersebut akhirnya jatuh ke tangan musuh dan runtuh dalam kehancuran.

📚 Artikel terkait kata "roboh"

Mengenal Kata 'roboh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "roboh": Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "roboh" adalah salah satu kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks bencana alam seperti gempa bumi atau badai. Dalam arti resmi, kata "roboh" memiliki tiga makna utama: pertama, runtuhnya bangunan besar seperti rumah atau tembok; kedua, rebahnya atau tumbangnya pohon atau tanaman; dan ketiga, jatuhnya atau kekalahan dalam berbagai konteks. Sejarah kata "roboh" sendiri tidak jelas, tetapi kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak abad ke-18. Dalam konteks sosial, kata "roboh" sering digunakan untuk menggambarkan bencana alam yang menghancurkan komunitas atau infrastruktur. Misalnya, pada tahun 2004, gempa bumi Aceh menyebabkan banyak bangunan roboh dan menghancurkan komunitas lokal. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "roboh" dalam kalimat yang alami: * Bangunan itu roboh akibat gempa bumi yang hebat. * Hujan dan angin ribut semalam menyebabkan pohon roboh di taman kami. * Petinju itu roboh dalam ronde kedua karena mendapat pukulan keras pada pelipisnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "roboh" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks budaya, kata "roboh" sering digunakan untuk menggambarkan kejatuhan atau kekalahan dalam berbagai konteks. Dalam konteks sosial, kata "roboh" dapat digunakan untuk menggambarkan dampak bencana alam atau kejatuhan infrastruktur. Dalam kesimpulan, kata "roboh" adalah salah satu kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai konteks.