Arti Kata "rosot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rosot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rosot

ro·sot v, me·ro·sot v 1 turun (dng badan menempel pd sesuatu yg dituruni); menggelongsor; melingsir: tanpa disadari, anaknya sudah ~ dr pangkuannya; 2 banyak turun (tt harga barang); sangat berkurang (tt hasil, pendapatan, pengaruh); sangat mundur (tt mutu, kepandaian, peradaban): harga tekstil di pasaran ~; tidak benar bahwa wibawa pemerintah sudah ~; akibat kejadian itu, perusahaannya makin ~;
me·ro·sot·kan v menurunkan (tt harga, mutu, derajat): demonstrasi mahasiswa dan pelajar itu berusaha untuk ~ harga bahan-bahan makanan;
ke·me·ro·sot·an n perihal merosot: ~ gengsinya tidak dapat ditebus dng uang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rosot"

📝 Contoh Penggunaan kata "rosot" dalam Kalimat

1.Harga tekstil di pasaran telah melorot karena kelebihan produksi.
2.Ekonomi negara ini sedang mengalami masa merosot karena krisis moneter.
3.Pengaruh partai politik yang sedang meredup sangat berpengaruh terhadap keadaan negara.
4.Pertumbuhan teknologi informasi telah merosot kecepatannya dalam beberapa tahun terakhir.
5.Dalam novel itu, kehidupan masyarakat di desa yang dulunya makmur telah merosot ke tingkat kemiskinan.

📚 Artikel terkait kata "rosot"

Mengenal Kata 'rosot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rosot" - Menghadapi Kehidupan dengan Bijak

Kata "rosot" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perubahan yang tidak diinginkan. Dalam arti resmi, "rosot" berarti turun atau menggelongsor, baik secara literal maupun metaforis. Dalam konteks historis, kata ini mungkin terinspirasi dari proses geologi yang melibatkan pengelupasan atau penghancuran batuan. Penggunaan kata "rosot" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - "Harga minyak dunia telah rosot drastis akibat permintaan yang menurun." - "Tingkat pengangguran di negara ini rosot karena kebijakan ekonomi yang efektif." - "Kualitas air sungai rosot karena polusi limbah industri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rosot" memiliki relevansi yang signifikan. Saat ini, masyarakat Indonesia menghadapi banyak tantangan, termasuk perubahan iklim, polusi lingkungan, dan kesenjangan ekonomi. Dalam konteks ini, kata "rosot" dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan yang tidak diinginkan, seperti rosotnya kualitas udara akibat polusi atau rosotnya pendapatan masyarakat akibat inflasi. Berdasarkan penggunaannya, kata "rosot" dapat menjadi inspirasi untuk menghadapi kehidupan dengan bijak. Dengan memahami makna dan konteks kata "rosot", kita dapat mengambil langkah-langkah untuk menghindari perubahan yang tidak diinginkan dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.