Arti Kata "rukuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rukuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rukuk

ru·kuk Isl n sikap membungkuk pd waktu salat, dng tangan ditekankan di lutut sehingga punggung dan kepala sama rata;
me·ru·kuk v 1 melakukan rukuk (pd waktu salat);2 membungkuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rukuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "rukuk" dalam Kalimat

1.Dalam doa harian, dia melakukan rukuk dengan tangan di lutut.
2.Pada waktu salat, jemaah berbaris sambil rukuk untuk menghadap kiblat.
3.Dia membungkuk di depan ayahnya sebagai tanda hormat.
4.Di bangku sekolah, temannya membungkuk untuk menulis catatan.
5.Selama prosesi pernikahan, pengantin memperagakan tarian berbentuk rukuk.

📚 Artikel terkait kata "rukuk"

Mengenal Kata 'rukuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rukuk" - Simbol Iman dan Disiplin

Kata rukuk memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks agama Islam. Secara umum, rukuk merujuk pada sikap membungkuk yang dilakukan oleh para pengikut Islam saat melakukan salat. Mereka membungkuk dengan tangan yang ditekankan di lutut, sehingga punggung dan kepala menjadi sama rata. Dengan melakukan rukuk, umat Islam menunjukkan rasa hormat dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mengapa rukuk begitu penting dalam Islam? Jawabannya terletak pada konteks historis dan sosial masyarakat Arab pada abad ke-7. Mereka percaya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang harus disembah, dan salat adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat dan ketaatan. Dengan melakukan rukuk, umat Islam menunjukkan kesadaran akan kehadiran Tuhan dan keinginan untuk berkomunikasi dengannya. Kata rukuk sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Saat melakukan salat, umat Islam melakukan rukuk sebagai tanda hormat." Atau "Pertama kali mengikuti salat, seseorang merasa sulit melakukan rukuk karena tidak terbiasa." Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks, seperti "Dalam melakukan salat, umat Islam melakukan rukuk sebagai tanda kesadaran akan kehadiran Tuhan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata rukuk memiliki relevansi yang sangat penting. Bukan hanya dalam konteks agama Islam, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Saat melakukan pekerjaan yang sulit, kita perlu rukuk dan tidak menyerah." Atau "Dalam menghadapi tantangan, kita perlu melakukan rukuk dan mencari bantuan dari orang lain." Dengan demikian, kata rukuk dapat digunakan sebagai simbol kekuatan dan disiplin dalam menghadapi tantangan.