Arti Kata "rumuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rumuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rumuk

ru·muk v, me·ru·muk v duduk meringkuk (mendekam) spt orang sakit: ia sudah ketularan penyakit, lihatlah ia ~ terus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rumuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "rumuk" dalam Kalimat

1.Ia terlihat sangat lelah dan merasa tidak enak, sehingga ia mulai ~ di tempat tidurnya.
2.Karena terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, ia ~ di samping meja dan tidak bisa bangkit.
3.Ia telah ~ karena sakit, sehingga tidak bisa berjalan atau melakukan kegiatan sehari-hari.
4.Di film tersebut, tokoh utama ~ di atas ranjang karena mengalami cedera parah.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat seseorang ~ di tempat tidurnya karena mengalami kelelahan.

📚 Artikel terkait kata "rumuk"

Mengenal Kata 'rumuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rumuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rumuk" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang merasa lelah, sakit, atau tidak sehat. Dalam konteks sejarah, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan keadaan sosial yang tidak stabil atau berubah-ubah. Misalnya, pada zaman kolonial, kata "rumuk" digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang sedang mengalami perubahan besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rumuk" masih digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang merasa lelah atau tidak sehat. Misalnya, "Ia sudah ketularan penyakit, lihatlah ia ~ terus" atau "Setelah bermain basket selama beberapa jam, aku merasa ~ dan memutuskan untuk beristirahat." Kata "rumuk" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental seseorang yang sedang merasa stres atau tidak stabil. Misalnya, "Setelah beberapa hari tidak tidur, aku merasa ~ dan memutuskan untuk mencari bantuan psikolog." Kata "rumuk" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam budaya Jawa, kata "rumuk" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang merasa lelah atau tidak sehat. Misalnya, "Dia sudah ~ dan membutuhkan perawatan medis." Dalam konteks modern, kata "rumuk" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang mengalami stres atau tidak stabil. Misalnya, "Setelah beberapa hari tidak tidur, aku merasa ~ dan memutuskan untuk mencari bantuan psikolog." Oleh karena itu, kata "rumuk" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern.