Arti Kata "sableng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sableng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sableng

sab·leng a cak agak gila; kurang waras: dia diperiksakan ke psikiater untuk mengetahui mengapa dia begitu -- thd anak kandungnya sendiri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sableng"

📝 Contoh Penggunaan kata "sableng" dalam Kalimat

1.Dia diperiksakan ke psikiater karena ia terlihat sableng dan tidak waras.
2.Kakaknya merasa sableng karena selalu berbicara dengan orang yang tidak ada di sekitarnya.
3.Di film tersebut, tokoh utama digambarkan sebagai seorang sableng yang mencoba melawan kebenaran.
4.Pengajar mengatakan bahwa anak itu masih sableng karena kurangnya pelajaran di sekolah.
5.Dia merasa sableng karena terus-menerus melihat bayangan di belakangnya, meskipun tidak ada orang lain di sekitar.

📚 Artikel terkait kata "sableng"

Mengenal Kata 'sableng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sableng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sableng" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku aneh atau tidak biasa. Menurut KBBI, "sableng" memiliki arti sebagai "sab·leng a cak agak gila; kurang waras: dia diperiksakan ke psikiater untuk mengetahui mengapa dia begitu -- thd anak kandungnya sendiri". Kata ini sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia, terutama dalam percakapan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Sableng" dalam Kalimat Alami

Penggunaan kata "sableng" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - Ayahnya menilai anaknya sableng karena suka bermain dengan boneka di usia 30 tahun. - Dia dituduh sableng karena sering berbicara dengan dirinya sendiri di depan cermin. - Anaknya pernah menduga ayahnya sableng karena suka memasak makanan yang tidak biasa.

Relevansi Kata "Sableng" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sableng" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari Indonesia, terutama dalam konteks keluarga dan masyarakat. Dalam beberapa kasus, seseorang yang dianggap sableng oleh keluarganya atau masyarakat sekitarnya mungkin perlu mendapatkan bantuan profesional untuk mengatasi masalah kesehatannya. Namun, dalam beberapa kasus lain, perilaku sableng seseorang mungkin hanya merupakan ekspresi kreativitas atau kebebasan berpikir yang tidak biasa.