Arti Kata "sekaten" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sekaten" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sekaten

se·ka·ten /sekatén/ n pasar malam (terutama di Yogyakarta dan Surakarta) yg diadakan tiap bulan Maulud (untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad saw.)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sekaten"

📝 Contoh Penggunaan kata "sekaten" dalam Kalimat

1.Selama bulan Maulud, warga Yogyakarta sangat antusias mengunjungi pasar sekaten di Kraton Yogyakarta.
2.Mereka berlomba-lomba membeli berbagai barang unik dan langka di pasar tradisional ini yang diadakan setiap bulan.
3.Pengunjung sekaten memadati jalan-jalan Kraton Yogyakarta dengan semangat merayakan Maulid Nabi Muhammad saw.
4.Ketika malam sekaten tiba, seluruh area Kraton Yogyakarta dipenuhi cahaya lampu warna-warni yang menambah kesan magis.
5.Pemerintah lokal berusaha mempromosikan sekaten sebagai objek wisata yang menarik bagi para pelancong.

📚 Artikel terkait kata "sekaten"

Mengenal Kata 'sekaten' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sekaten" - Tradisi Malam Pasar di Bulan Maulud

Kata "sekaten" memiliki makna yang unik dan kaya dalam konteks budaya Indonesia. Dalam arti resmi, sekaten adalah pasar malam yang diadakan setiap bulan Maulud, sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. Pasar malam ini biasanya terjadi di Yogyakarta dan Surakarta, dua kota yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya. Pasar malam sekaten tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai tempat berkumpul dan berhibur. Di sini, orang-orang dapat menikmati makanan khas, minuman, dan hiburan seperti musik dan tarian. Pasar malam ini juga menjadi kesempatan bagi pengusaha lokal untuk menampilkan produk-produk mereka dan meningkatkan omzet penjualan. Contoh penggunaan kata sekaten dalam kalimat yang alami adalah: - "Mereka berencana untuk pergi ke pasar malam sekaten di Yogyakarta untuk menikmati makanan khas dan minuman." - "Di bulan Maulud ini, pasar malam sekaten di Surakarta akan diadakan dengan tema 'Malam Ramah Lingkungan'." - "Mereka menyambut bulan Maulud dengan mengunjungi pasar malam sekaten di Yogyakarta dan menikmati suasana meriah." Dalam kehidupan sehari-hari, kata sekaten memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Pasar malam sekaten dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha lokal untuk menciptakan produk-produk yang unik dan menarik. Selain itu, pasar malam sekaten juga dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan berhibur, meningkatkan sense of community dan sense of belonging. Dengan demikian, kata sekaten tidak hanya memiliki makna yang unik, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.