Arti Kata "selawah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selawah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selawah

se·la·wah n kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selawah"

📝 Contoh Penggunaan kata "selawah" dalam Kalimat

1.Di dalam ruang kerja, ada kotak selawang yang digunakan untuk menyimpan alat musik.
2.Pada festival budaya, penari menggunakan selawang sebagai tempat meletakkan alat gamelan.
3.Siswa sekolah membutuhkan bantuan guru untuk memahami cara membuat selawang tradisional.
4.Pengrajin alat musik membutuhkan selawang untuk menyimpan dan mengatur bilah-bilah saron.
5.Di dalam museum, pengunjung dapat melihat koleksi selawang yang berfungsi sebagai tempat meletakkan alat musik kuno.

📚 Artikel terkait kata "selawah"

Mengenal Kata 'selawah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selawah" - Inspirasi Membangun Budaya Tradisional

Kata selawah dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai "kotak berongga untuk tempat meletakkan bilah-bilah saron atau alat gamelan sejenis; pangkon." Kata ini memiliki sejarah panjang dan kaitan erat dengan budaya tradisional Indonesia, terutama dalam konteks musik dan tarian. Dalam konteks sejarah, selawah digunakan sebagai tempat meletakkan alat-alat gamelan yang dibawa oleh para pengrajin dari Jawa ke daerah-daerah lain di Indonesia. Penggunaan selawah juga dapat ditemukan dalam berbagai tradisi dan upacara adat, seperti dalam proses pembuatan dan perawatan alat-alat gamelan. Berikut adalah contoh penggunaan selawah dalam kalimat yang alami: "Pada saat itu, para pengrajin sedang mengatur selawah untuk meletakkan bilah-bilah saron yang baru saja dibuat." Selain itu, "selawah juga digunakan sebagai tempat meletakkan alat-alat gamelan lainnya, seperti ketipung dan gong." Dalam kehidupan sehari-hari, selawah masih menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia modern. Banyak sekolah dan lembaga seni yang menggunakan selawah sebagai tempat latihan dan pembuatan alat-alat gamelan. Selain itu, selawah juga digunakan sebagai hiasan dekoratif dalam acara-acara tradisional dan upacara adat. Dengan demikian, selawah tidak hanya memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, tetapi juga memiliki nilai-nilai budaya yang penting dalam kehidupan sehari-hari.