Arti Kata "semafor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semafor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semafor

se·ma·for /sémafor/ n alat atau sistem penyampaian isyarat secara visual (dng lampu, bendera, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semafor"

📝 Contoh Penggunaan kata "semafor" dalam Kalimat

1.Di jalan tol, mobil harus berhenti ketika lampu semafor berwarna merah.
2.Penggunaan semafor di persimpangan jalan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas.
3.Sistem semafor yang efektif dapat menghemat waktu dan energi bagi pengguna jalan.
4.Ketika lampu semafor berwarna hijau, saya langsung melaju ke arah tujuan saya.
5.Pemerintah harus memperbaiki sistem semafor di kota untuk mengurangi kemacetan.

📚 Artikel terkait kata "semafor"

Mengenal Kata 'semafor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Semafor" - Alat Penting dalam Keselamatan Lalu Lintas

Kata "semafor" sering digunakan dalam konteks keselamatan lalu lintas, tetapi apa sebenarnya maknanya? Semafor merupakan alat atau sistem penyampaian isyarat secara visual yang menggunakan lampu, bendera, dan lain-lain untuk mengatur arah lalu lintas. Konsep semafor pertama kali digunakan di Inggris pada tahun 1868 oleh J.P. Knight, namun pada masa itu masih menggunakan bendera. Pada tahun 1912, semafor modern pertama kali digunakan di Amerika Serikat oleh Garrett A. Morgan. Pada tahun 1920-an, semafor mulai digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Semafor menjadi alat penting dalam mengatur arah lalu lintas, terutama di jalan raya yang sibuk. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "semafor" dalam kalimat yang alami: - Di jalan raya, kita bisa melihat semafor berwarna merah, kuning, dan hijau untuk mengatur arah lalu lintas. - Semafor yang rusak membuat lalu lintas menjadi berantakan dan bahaya. - Penggunaan semafor di Indonesia telah meningkatkan keselamatan lalu lintas dan mengurangi kecelakaan. Bahkan, semafor juga memiliki peran dalam kehidupan sehari-hari, seperti di tempat kerja atau sekolah. Semafor digunakan sebagai alat komunikasi visual untuk mengatur waktu dan prioritas. Di Indonesia, semafor menjadi bagian dari budaya modern, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Semafor digunakan dalam berbagai konteks, dari keselamatan lalu lintas hingga komunikasi di tempat kerja.