Arti Kata "sempil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sempil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sempil

sem·pil, me·nyem·pil v menyelit; menyisip; menyelip: anak kecil itu duduk - di antara kedua orang tuanya;
ter·sem·pil v tersisip; terselip: di bibirnya - sugi sebesar jempol tangannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sempil"

📝 Contoh Penggunaan kata "sempil" dalam Kalimat

1.Anak kecil itu duduk di antara kedua orang tuanya.
2.Sugi sebesar jempol tangannya terselip di bibirnya.
3.Saya harus menyempil beberapa kertas di dalam tas supaya tidak hilang.
4.Di sekolah, murid-murid dilarang menyempil buku di antara halaman.
5.Buku itu harus menyempil di antara lembaran catatan saya untuk memudahkan dicari.

📚 Artikel terkait kata "sempil"

Mengenal Kata 'sempil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sempil" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sempil" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tersembunyi atau terselip di antara orang lain. Dalam konteks historis, kata sempil sering digunakan dalam cerita rakyat dan legenda, di mana tokoh utama sering kali harus menyelit atau terselip untuk mencapai tujuannya.

Contoh Penggunaan Kata Sempil

Sempil memiliki banyak aplikasi dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Anak kecil itu duduk sempil di antara kedua orang tuanya", atau "Sugi sebesar jempol tangannya tersempil di bibirnya". Konteks ini menunjukkan bahwa kata sempil sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak terlihat secara kasatmata, namun tetap memiliki makna yang kuat.

Relevansi Kata Sempil dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata sempil memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika kita sedang berbicara dengan orang lain, tetapi kita tidak ingin mereka tahu apa yang kita pikirkan, kita dapat menyebutkan bahwa pikiran kita "tersempil di benak saya". Atau, ketika kita sedang mencari sesuatu di tempat yang sibuk, kita dapat berkata bahwa kita harus "menyempil" diri untuk mencapai tujuan kita. Dengan demikian, kata sempil dapat membantu kita mengungkapkan pikiran dan perasaan kita dengan lebih efektif dan efisien.