Arti Kata "semut api" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semut api" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semut api

semut yang berwarna merah, gigitannya terasa panas serta menimbulkan rasa gatal; semut gatal; Tetraponera rufonigra

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semut api"

📝 Contoh Penggunaan kata "semut api" dalam Kalimat

1.semut api yang menggigit kulitku membuatku sangat gatal.
2.Dokter menyarankan kami menggunakan krim anti-gatal untuk mengatasi gigitan semut api.
3.Ketika berjalan di hutan, aku harus berhati-hati agar tidak tergigit semut api yang berwarna merah.
4.Guru meminta siswa untuk mengamati perilaku semut api di laboratorium biologi.
5.Saya tidak bisa tidur karena gigitan semut api yang membuat kulitku terasa gatal.

📚 Artikel terkait kata "semut api"

Mengenal Kata 'semut api' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Smut Apinya" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Smut api, juga dikenal sebagai **semut api**, adalah kata yang memiliki makna unik dan menarik. Dalam bahasa Indonesia, kata ini merujuk pada jenis **semut** yang berwarna merah dan memiliki gigitan yang terasa panas serta menimbulkan rasa gatal. Nama ini telah digunakan selama berabad-abad dalam budaya Indonesia, dan memiliki makna yang luas di dalamnya. Dalam beberapa konteks, **semut api** dianggap sebagai simbol keberanian dan ketabahan.

Penggunaan dalam Kalimat Alami

Smut api seringkali digunakan dalam kalimat alami untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Saat musim hujan, rumahku sering dihinggapi oleh **semut api** yang membuatku gatal-gatal." Atau, "Saya tidak bisa tidur karena rasa gatal yang disebabkan oleh **semut api** yang berada di bawah tidur saya." Dalam kedua contoh ini, kata **semut api** digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak nyaman dan menimbulkan rasa gatal.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Smut api juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam beberapa daerah, **semut api** dianggap sebagai hama yang harus dihindari, karena gigitannya dapat menyebabkan rasa gatal yang parah. Namun, dalam beberapa konteks, **semut api** juga dianggap sebagai simbol keberanian dan ketabahan. Oleh karena itu, **semut api** memiliki makna yang kompleks dan luas, dan dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan situasi yang menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman.