Arti Kata "sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)
Peribahasa sahabat baik (suami istri dan sebagainya) adakalanya berselisih juga
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)"
📝 Contoh Penggunaan kata "sendok dan periuk lagi berantuk ( sendok dengan belanga lagi berlaga)" dalam Kalimat
1.Saya dan istrinya seringnya tidak setuju tentang pengelolaan keuangan, jadi peribahasa itu sangat tepat untuk kami.
2.Ketika menonton film, saya dan istri saya sering bermasalah karena memiliki pendapat yang berbeda tentang cerita atau akting para pemain.
3.Dalam suatu pertemuan antara rekan kerja, ada yang mengatakan bahwa perbedaan pendapat antara suami istri tidak bisa dihindari dan itu sudah biasa.
4.Pernah suatu kali saya dan keluarga saya tidak setuju tentang destinasi liburan musim panas, tapi setelah diskusi, akhirnya kita menemukan kesepakatan.
5.Perbedaan pendapat antara saya dan istri saya tentang urusan rumah tangga seringkali membuat kami harus berdiskusi untuk mencari kompromi.