Arti Kata "senjang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "senjang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

senjang

sen·jang /sénjang/ a 1 tidak simetris atau tidak sama bagian yg di kiri dan yg di kanan (tt ukiran dsb); genjang; 2 berlainan sekali; berbeda; 3 ada (terdapat) jurang pemisah;
-- terbang menurunnya kondisi fisik dan psikologik secara temporer sbg akibat terbang secara cepat melintasi beberapa zona waktu sekaligus: dng pesawat penumpang bermesin jet, apalagi dng pesawat supersonik, masalah -- terbang kian dirasakan orang;
per·sen·jang·an n perbedaan;
ke·sen·jang·an n 1 perihal (yg bersifat, berciri) senjang; ketidakseimbangan; ketidaksimetrisan; 2 jurang pemisah:
- antara si kaya dan si miskin semakin lebar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "senjang"

📝 Contoh Penggunaan kata "senjang" dalam Kalimat

1.Karya seni tradisional memiliki bentuk yang tidak simetris, sangat senjang dengan corak yang unik.
2.Perbedaan sosial antara kaya dan miskin semakin menonjol, senjang dalam jurang pemisah yang makin lebar.
3.Grafik yang tidak memiliki simetri dapat menghadirkan suasana yang lebih dinamis dan senjang dalam konteks visual.
4.Pengalaman perjalanan dengan pesawat penumpang jet dapat menyebabkan per·sen·jang·an dalam kondisi fisik dan psikologis.
5.Dalam konteks geografi, garis pantai yang senjang bisa menunjukkan perbedaan elevasi dan kondisi laut di sekitarnya.

📚 Artikel terkait kata "senjang"

Mengenal Kata 'senjang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "senjang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "senjang" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang tidak simetris atau tidak sama, baik dalam arti fisik maupun konseptual. Dalam konteks sejarah, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "scheef", yang berarti "tidak lurus" atau "tidak simetris". Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi situasi yang tidak senjang. Misalnya, ketika kita melihat sebuah bangunan yang tidak proporsional, atau ketika kita merasakan perbedaan yang besar antara si kaya dan si miskin. Kata "senjang" dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak adil atau tidak wajar yang timbul dari situasi tersebut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "senjang" dalam kalimat yang alami: * "Bangunan itu tidak senjang, dengan atap yang terlalu tinggi dan dinding yang terlalu rendah." * "Perbedaan antara si kaya dan si miskin semakin lebar, membuat kita merasa tidak senjang." * "Pernyataan itu tidak senjang, karena tidak mempertimbangkan konteks yang lebih luas." Kata "senjang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam budaya Indonesia, kita sering menghadapi masalah-masalah yang tidak senjang, seperti perbedaan antara si kaya dan si miskin, atau perbedaan antara pria dan wanita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata "senjang" dan bagaimana menggunakannya dalam konteks yang tepat. Senjang dalam konteks psikologis juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak stabil atau tidak seimbang. Ketika kita mengalami perubahan zona waktu secara cepat, kita dapat merasakan efek senjang pada kondisi fisik dan psikologis kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana mengatasi efek senjang tersebut.