Arti Kata "seperti embun di atas daun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti embun di atas daun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti embun di atas daun

Peribahasa selalu berubah (tentang niat, maksud)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti embun di atas daun"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti embun di atas daun" dalam Kalimat

1.Saya akan mencoba membuat lima kalimat yang memenuhi syarat.
2.Dia selalu berubah seperti embun di atas daun, tidak pernah stabil.
3.Pendapatnya seperti embun di atas daun, mudah diubah oleh opini orang lain.
4.Dia memiliki niat seperti embun di atas daun, sulit ditebak apa yang akan terjadi.
5.Pernikahan mereka tidak berjalan mulus, seperti embun di atas daun yang mungkin hilang kapan saja.

📚 Artikel terkait kata "seperti embun di atas daun"

Mengenal Kata 'seperti embun di atas daun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti embun di atas daun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seperti embun di atas daun" adalah salah satu peribahasa yang populer dalam bahasa Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat dalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), peribahasa ini berarti **selalu berubah (tentang niat, maksud)**. Peribahasa ini berasal dari kebiasaan alam, di mana embun yang turun di atas daun akan menghilang seiring dengan terbitnya matahari. Dalam konteks kehidupan manusia, peribahasa ini mengingatkan kita untuk tidak terlalu yakin dengan keputusan atau niat kita, karena mereka dapat berubah seiring dengan waktu dan situasi. Contoh penggunaan kata "seperti embun di atas daun" dapat kita lihat dalam kalimat-kalimat berikut: * "Dia mengatakan bahwa dia akan datang, tapi seperti **embun di atas daun**, dia menghilang tanpa jejak." * "Saya tidak yakin dengan keputusan ini, karena seperti **embun di atas daun**, saya bisa berubah pikiran kapan saja." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa ini sangat relevan dengan situasi di mana kita harus menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di sekitar kita. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini juga digunakan sebagai inspirasi untuk tidak terlalu terjebak dengan keputusan atau niat kita, karena mereka dapat berubah seiring dengan waktu dan situasi.