Arti Kata "seperti misai pulang ke bibir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti misai pulang ke bibir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti misai pulang ke bibir

Peribahasa pulang ke asalnya; sudah pada tempatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti misai pulang ke bibir"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti misai pulang ke bibir" dalam Kalimat

1.Karyawan itu pulang ke rumahnya sendirian seperti misai pulang ke bibir.
2.Setelah beberapa tahun menempuh pendidikan di luar negeri, dia akhirnya pulang ke Indonesia seperti misai pulang ke bibir.
3.Saya tidak sabar menunggu hari liburan, karena akhirnya saya akan pulang ke kampung halaman seperti misai pulang ke bibir.
4.Dalam kehidupan ini tidak ada hal yang permanen, dan segala sesuatu akan kembali ke asalnya seperti misai pulang ke bibir.
5.Dia akhirnya menemukan jati dirinya setelah beberapa tahun mengembara, seperti misai pulang ke bibir dan menemukan tempatnya.

📚 Artikel terkait kata "seperti misai pulang ke bibir"

Mengenal Kata 'seperti misai pulang ke bibir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti misai pulang ke bibir" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seperti misai pulang ke bibir" adalah peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sangat dalam. Peribahasa ini berasal dari zaman dahulu, ketika masyarakat masih memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. Misaib adalah tanaman yang memiliki akar yang kuat dan dapat tumbuh di mana saja, bahkan di bibir jurang yang curam. Pada masa lalu, misaib digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberlanjutan. Ketika misaib telah tumbuh dan matang, maka akarnya akan menyebar dan membentuk semak-semak yang lebar. Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang telah mencapai puncak kemakmuran dan kekuatan, akan kembali ke tempat asalnya, seperti misai pulang ke bibir. Makna ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, karena menunjukkan bahwa segala sesuatu yang telah mencapai puncak kemakmuran dan kekuatan, akan kembali ke tempat asalnya, seperti **seperti misai pulang ke bibir**. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "seperti misai pulang ke bibir" dalam kalimat yang alami: - Setelah mencapai kesuksesan, dia seperti misai pulang ke bibir, kembali ke tempat asalnya. - Perusahaan yang telah mencapai kesuksesan besar, akhirnya seperti misai pulang ke bibir, kembali ke keadaan awalnya. - Setelah menempuh perjalanan panjang, dia seperti misai pulang ke bibir, kembali ke tempat asalnya, dengan segala pengalaman dan pengetahuan yang telah didapat. Kata "seperti misai pulang ke bibir" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, karena menunjukkan bahwa segala sesuatu yang telah mencapai puncak kemakmuran dan kekuatan, akan kembali ke tempat asalnya. Hal ini dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam berusaha, berkarir, dan berkeluarga. Dengan demikian, kita dapat menemukan inspirasi dan motivasi untuk terus maju dan berkembang, seperti **seperti misai pulang ke bibir**.