Arti Kata "serengit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serengit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serengit

se·re·ngit n seringai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serengit"

📝 Contoh Penggunaan kata "serengit" dalam Kalimat

1.Ia menunjukkan serengit pada wajahnya ketika mendengar kabar baik itu.
2.Siswa itu serengit melihat temannya yang berhasil mendapat hadiah.
3.Pada pertunjukan seni rakyat, penari menunjukkan gerakan serengit yang menawan.
4.Para ilmuwan perlu mengembangkan metode serengit untuk menemukan obat baru.
5.Pada hari ulang tahunnya, anak itu menunjukkan serengit dengan senyum yang lebar.

📚 Artikel terkait kata "serengit"

Mengenal Kata 'serengit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "serengit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "serengit" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda sudah tahu artinya yang benar? Kata ini berasal dari bahasa Indonesia dan memiliki makna yang menarik. Dalam konteks historis, kata "serengit" memiliki kaitan dengan istilah "seringai", yaitu perilaku atau sifat seseorang yang sering melihat ke samping atau ke bawah, seperti melihat sesuatu yang tidak terlalu penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "serengit" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terlalu banyak melihat ke samping atau ke bawah, atau bahkan terlalu banyak berpikir tentang hal-hal kecil. Contoh penggunaan kata "serengit" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia terlalu serengit dalam memeriksa pekerjaan, sehingga tidak bisa menyelesaikan tugasnya tepat waktu." Atau, "Dia terlalu serengit dalam memilih makanan, sehingga tidak bisa memutuskan apa yang ingin dimakan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "serengit" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital, banyak orang yang terlalu serengit dalam menggunakan media sosial, sehingga mereka tidak bisa menikmati kehidupan di dunia nyata. Selain itu, kata "serengit" juga digunakan dalam konteks pendidikan, di mana siswa harus terus mengembangkan kemampuan mereka untuk tidak terlalu serengit dan fokus pada tujuan utama. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "serengit" memiliki makna yang kompleks dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami arti kata ini dan tidak terlalu serengit dalam berbagai aspek kehidupan.