Arti Kata "serondong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serondong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serondong

se·ron·dong v, me·nye·ron·dong v membungkuk dan mendorong atau menyundul; menyuruk; menyeruduk;
ter·se·ron·dong v 1 terseruduk; terkena seruduk; 2 terdorong (terlanjur) maju

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serondong"

📝 Contoh Penggunaan kata "serondong" dalam Kalimat

1.Pemain sepak bola tersebut terseruduk karena tidak bisa mengikuti gerakan lawan.
2.Dalam proses belajar, siswa harus siap untuk terseruduk dan tidak menyerah.
3.Ia tidak sengaja menyeruduk mobil depannya karena terdorong ke arah itu.
4.Pada malam itu, hujan deras membuat air masuk ke dalam rumah dan menyebabkan serondong di langit-langit.
5.Kepala sekolah meminta guru untuk menyerondong siswa yang terlambat masuk kantor dengan tegas.

📚 Artikel terkait kata "serondong"

Mengenal Kata 'serondong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "serondong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "serondong" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini diartikan sebagai aksi membungkuk dan mendorong atau menyundul. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata serondong dapat dihubungkan dengan aktivitas mengemudi, terutama saat mengendarai sepeda. Saat itu, penggunaan kata serondong menjadi sangat umum, terutama di perkotaan.

Contoh Penggunaan Kata Serondong

Kata serondong dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti saat mengemudi atau bahkan dalam percakapan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata serondong dalam kalimat yang alami: - Saya harus serondong mobil agar tidak terlambat. - Saat mengendarai sepeda, saya harus serondong agar tidak terjatuh. - Kamu terlihat sedang serondong ke arah yang salah.

Relevansi Kata Serondong dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata serondong masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks mengemudi. Saat ini, banyak orang yang masih menggunakan kata serondong untuk menggambarkan aksi membungkuk dan mendorong atau menyundul, baik saat mengendarai mobil atau sepeda. Selain itu, kata serondong juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam percakapan sehari-hari atau bahkan dalam konteks budaya. Dalam budaya Indonesia, kata serondong sering digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak terduga atau tidak sengaja terjadi.