Arti Kata "stalinisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stalinisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stalinisme

sta·li·nis·me n interpretasi teoretis dan penerapan praktis ajar-an Marxisme oleh Joseph Stalin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stalinisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "stalinisme" dalam Kalimat

1.stalinisme telah menjadi istilah yang sangat kontroversial dalam sejarah politik Soviet.
2.Pada era stalinisme, kebebasan berbicara dan berpendapat sangat terbatas di Uni Soviet.
3.Pemahaman tentang stalinisme sangatlah kompleks dan perlu dipelajari secara mendalam dalam sejarah politik.
4.Dalam karya sastra, kisah tentang stalinisme seringkali digambarkan sebagai simbol kekuasaan yang absolut.
5.Pengaruh stalinisme masih dapat dilihat dalam beberapa negara-negara komunis di seluruh dunia saat ini.

📚 Artikel terkait kata "stalinisme"

Mengenal Kata 'stalinisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stalinisme" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "stalinisme" merupakan istilah yang penuh dengan makna dan konteks historis. Dalam bahasa Indonesia, stalinisme diartikan sebagai interpretasi teoretis dan penerapan praktis ajaran Marxisme oleh Joseph Stalin. Konteks historisnya terkait dengan kekuasaan Stalin di Uni Soviet pada tahun 1922-1953. Stalinisme dianggap sebagai bentuk paham komunisme yang ekstrem dan totaliter, dengan sifat kekuasaan yang otoriter dan represif. Penggunaan kata "stalinisme" dapat dilihat dalam beberapa kalimat yang alami. Misalnya, "Kritik terhadap stalinisme telah menjadi topik utama dalam diskusi ilmiah dan politik." Atau, "Pengaruh stalinisme dalam sejarah Uni Soviet masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan." Stalinisme juga dapat dihubungkan dengan konsep "totalitarianisme", yaitu suatu bentuk pemerintahan yang memiliki kekuasaan absolut dan tidak ada batasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "stalinisme" dapat dihubungkan dengan fenomena kekuasaan yang tidak demokratis dan represif. Dalam konteks budaya Indonesia modern, stalinisme dapat diartikan sebagai bentuk ekstremisme ideologi yang dapat mengancam kebebasan berpikir dan berbicara. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks stalinisme agar dapat menghindari terjebak dalam bentuk paham yang ekstrem dan tidak demokratis.