Arti Kata "sterol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sterol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sterol

ste·rol /stérol/ n Kim alkohol tidak jenuh, ditemukan dl alam pd setiap hewan dan sel tumbuhan (kecuali sel bakteri) yg memainkan peranan penting dl metabolisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sterol"

📝 Contoh Penggunaan kata "sterol" dalam Kalimat

1.sterol merupakan senyawa kimia yang sangat penting dalam metabolisme sel.
2.Dalam bidang farmasi, senyawa sterol digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat-obatan.
3.sterol alami dapat dijumpai dalam berbagai jenis makanan, seperti buah-buahan dan sayuran.
4.Selain itu, sterol juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung.
5.Penggunaan sterol dalam kosmetik dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan membuatnya terlihat lebih sehat.

📚 Artikel terkait kata "sterol"

Mengenal Kata 'sterol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stanol" dan "Sterol" - Kunci Metabolisme Hidup

Kata sterol mungkin tidak familiar bagi sebagian orang, tetapi secara resmi, sterol adalah alkohol tidak jenuh yang ditemukan di setiap hewan dan sel tumbuhan (kecuali sel bakteri) yang memainkan peranan penting dalam metabolisme. Kata ini memiliki sejarah panjang dan telah digunakan dalam berbagai bidang ilmu, dari kimia hingga biologi. Dalam konteks sehari-hari, sterol seringkali dihubungkan dengan kesehatan. Contohnya, Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang sterol baik dan buruk yang terkait dengan kadar darah. Dalam kalimat yang lebih alami, kita bisa menyebutkan contoh seperti: "Makanan yang kaya akan sterol baik dapat membantu meningkatkan kadar HDL darah." Atau, "Konsumsi makanan yang tinggi sterol buruk dapat meningkatkan risiko penyakit jantung." Dalam kehidupan sehari-hari, sterol memiliki relevansi yang cukup penting. Kita bisa melihat ini dalam bentuk yang lebih umum seperti "makanan seimbang" atau "keseimbangan sterol dalam tubuh". Bahkan, beberapa produk makanan yang dikemas dengan label "kaya akan sterol baik" dapat menjadi pilihan yang lebih sehat. Dalam budaya Indonesia modern, kesadaran akan pentingnya sterol dalam kesehatan semakin meningkat, dan ini dapat terlihat dalam bentuk kampanye-kampanye kesehatan yang lebih banyak menceritakan tentang pentingnya sterol baik.