Arti Kata "stigmata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stigmata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stigmata

stig·ma·ta n Dok keistimewaan pd tubuh yg menandakan suatu penyakit atau kemerosotan kesehatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stigmata"

📝 Contoh Penggunaan kata "stigmata" dalam Kalimat

1.Dokter mengidentifikasi stigmata pada kulit pasien yang mengalami penyakit kulit kronis.
2.Riwayat penyakit pasien menunjukkan stigmata yang menandakan kemerosotan kesehatan mentalnya.
3.Kisah agung menggambarkan stigmata Yesus Kristus sebagai tanda kemuliaan dan pengorbanannya bagi umat manusia.
4.Dalam kajian antropologi, stigmata digunakan sebagai indikator sosial yang menandakan status sosial seseorang.
5.Pengalaman spiritual sang seniman tercermin dalam lukisannya yang menggambarkan stigmata sebagai simbol kebebasan jiwa.

📚 Artikel terkait kata "stigmata"

Mengenal Kata 'stigmata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stigmata" - Tanda Penyakit atau Kemerosotan Kesehatan

Kata stigmata berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "tanda" atau "ciri khas". Dalam konteks medis, stigmata merujuk pada keistimewaan pada tubuh yang menandakan suatu penyakit atau kemerosotan kesehatan. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang percaya bahwa tubuh manusia dapat menunjukkan gejala-gejala tertentu yang terkait dengan penyakit atau kutukan.

Contoh Penggunaan Kata Stigmata dalam Kalimat

Dalam keseharian, kita sering melihat contoh stigmata pada orang-orang yang menderita penyakit tertentu. Misalnya, orang yang menderita diabetes mungkin memiliki stigmata berupa kulit yang kusam atau lecet pada kaki. Sementara itu, orang yang menderita HIV/AIDS mungkin memiliki stigmata berupa bercak-bercak merah pada kulit. Contoh lainnya adalah stigmata pada kulit yang muncul pada orang yang menderita sifilis.

Relevansi Kata Stigmata dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, konsep stigmata masih relevan dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Orang-orang sering menggunakan istilah stigmata untuk menggambarkan gejala-gejala penyakit atau kondisi tertentu. Selain itu, konsep stigmata juga terkait dengan isu-isu sosial, seperti stigma yang dihadapi oleh orang-orang yang menderita penyakit atau kondisi tertentu. Dengan demikian, kata stigmata tetap relevan dan penting dalam keseharian kita.