Arti Kata "stomata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stomata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stomata

sto·ma·ta n Bio celah-celah pd epidermis tumbuhan, biasanya terdapat dl jumlah yg banyak, terutama pd daun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stomata"

📝 Contoh Penggunaan kata "stomata" dalam Kalimat

1.Penghujung musim kemarau menyebabkan stomata daun tumbuhan mulai tutup.
2.Pada hari yang cerah, stomata daunnya membuka lebar untuk menyerap oksigen.
3.Tumbuhan yang berada di daerah yang kering membutuhkan stomata yang lebih kecil untuk menghemat air.
4.Pada saat malam hari, stomata daun tumbuhan mulai menutup untuk menghemat air.
5.Dalam proses fotosintesis, stomata berperan penting dalam mengeluarkan karbondioksida dan menyerap oksigen.

📚 Artikel terkait kata "stomata"

Mengenal Kata 'stomata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stomata" - Fungsi Penting dalam Kehidupan Tumbuhan

Stomata adalah kata yang mungkin asing bagi sebagian orang, tetapi secara resmi, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam biologi tumbuhan. Stomata adalah celah-celah pada epidermis tumbuhan, biasanya terdapat dalam jumlah yang banyak, terutama pada daun. Fungsi utama dari stomata adalah sebagai mekanisme respirasi dan transpirasi tumbuhan. Pada dasarnya, stomata berperan sebagai pintu masuk dan keluar bagi gas-gas seperti oksigen dan karbon dioksida. Selain itu, stomata juga berperan dalam proses transpirasi, yaitu proses pengeluaran air dari tumbuhan melalui proses evapotranspirasi. Dengan demikian, stomata sangat penting dalam kehidupan tumbuhan karena memungkinkan tumbuhan untuk bernapas dan mengatur kadar air dalam tubuhnya. Contoh penggunaan kata stomata dalam kalimat yang alami adalah: "Dalam penelitian tentang fotosintesis, ilmuwan menemukan bahwa jumlah stomata pada daun tertentu sangat berpengaruh pada kemampuan tumbuhan untuk menghasilkan energi." Selain itu, stomata juga dapat digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti "Tumbuhan yang ditanam di area yang lembab memiliki stomata yang lebih besar daripada tumbuhan yang ditanam di area yang kering." Dalam budaya Indonesia modern, stomata memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan masyarakat pedesaan. Masyarakat pedesaan seringkali menggunakan tumbuhan dengan stomata yang efektif sebagai sumber obat-obatan tradisional. Selain itu, stomata juga dapat digunakan dalam konteks agronomi, yaitu dalam penelitian tentang cara meningkatkan pertumbuhan tumbuhan dengan cara mengoptimalkan jumlah stomata pada daun.