Arti Kata "stroke" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stroke" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stroke

stro·ke n serangan otak, biasanya disertai dng kelumpuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stroke"

📝 Contoh Penggunaan kata "stroke" dalam Kalimat

1.Pria itu mengalami stroke otak yang parah dan harus tinggal di rumah sakit beberapa minggu.
2.Ketika melihat gambar lukisan, saya teringat bahwa seniman itu telah mengalami stroke dan tidak bisa melanjutkan karyanya.
3.Dokter mengatakan bahwa pasien itu sekarang dalam kondisi stabil setelah mengalami stroke ringan.
4.Ibu saya pernah mengalami stroke dan sekarang harus menggunakan tongkat untuk berjalan.
5.Dalam proses kreatif, kita harus siap menghadapi stroke kreativitas yang tidak terduga.

📚 Artikel terkait kata "stroke"

Mengenal Kata 'stroke' - Inspirasi dan Motivasi

Stroke: Serangan Otak yang Wajib Diketahui

Stroke atau serangan otak adalah kondisi medis yang cukup berbahaya, di mana terjadi gangguan pada sistem saraf pusat. Kata ini telah ada sejak lama dan telah menjadi salah satu penyakit yang paling umum di dunia. Stroke dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan perdarahan otak. Dalam konteks sosial, stroke telah menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami gejala dan cara pencegahan stroke. Gejala stroke dapat berbeda-beda, namun biasanya meliputi kelemahan otot, kesulitan berbicara, dan kehilangan koordinasi motorik. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala stroke, segeralah mencari bantuan medis. Dalam kehidupan sehari-hari, stroke dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Misalnya, seorang pekerja yang mengalami stroke dapat kehilangan kemampuan untuk bekerja dengan efektif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara pencegahan stroke dan mengenali gejala stroke pada diri sendiri atau orang lain. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi stroke.