Arti Kata "sudah makan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah makan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah makan

Peribahasa suatu pekerjaan atau rundingan yang dilakukan terbalik, jadi tidak mengikuti aturan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah makan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah makan" dalam Kalimat

1.Kata "sudah makan" sering digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan suatu situasi yang tidak sesuai dengan aturan atau kebiasaan. Berikut adalah lima contoh kalimat yang menggunakan kata tersebut:
2.Pada rapat hari ini, proposal sudah makan karena tidak dipresentasikan pada waktunya.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, sudah makan adalah sebuah ungkapan yang menggambarkan kebiasaan makan pagi yang tidak teratur.
4.Pada buku sastra tersebut, konflik antar tokoh sudah makan karena tidak sesuai dengan plot cerita.
5.Dalam dunia pendidikan, sudah makan sering digunakan untuk menggambarkan kurikulum yang sudah makan karena tidak relevan dengan kebutuhan masa depan.

📚 Artikel terkait kata "sudah makan"

Mengenal Kata 'sudah makan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sudah makan" - Inspirasi dari Peribahasa

Kata "**sudah makan**" dapat terdengar seperti kalimat yang tidak biasa, tetapi sebenarnya, ini adalah salah satu peribahasa yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suatu pekerjaan atau rundingan yang dilakukan terbalik. **Sudah makan** biasanya digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan atau kebiasaan. Peribahasa "**sudah makan**" juga memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Jawa, kata "**makan**" dapat berarti "melanggar" atau "melanggeng" (melangkah melewati atau melebihi batas). Jadi, "**sudah makan**" dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang melanggar aturan atau kebiasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang melakukan sesuatu yang tidak benar atau tidak etis. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "**sudah makan**" dalam kalimat yang alami: - "Dia melakukan **sudah makan** dalam menyelesaikan pekerjaan itu, tidak mengikuti instruksi yang diberikan." - "Dia melakukan **sudah makan** dalam menghadapi masalah itu, tidak menggunakan metode yang benar." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "**sudah makan**" masih relevan dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana orang melakukan sesuatu yang tidak benar atau tidak etis. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks dari peribahasa "**sudah makan**" agar dapat menggunakan kata tersebut dengan tepat dan efektif dalam berbagai situasi.