Arti Kata "sukun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sukun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sukun

1su·kun Jw v 1 tidak bergigi (tt gusi); 2 v tidak berbiji (untuk buah-buahan yg biasanya berbiji): jambu --

2su·kun n pohon spt keluih yg buahnya tidak berbiji; Artocarpus incissus

3su·kun n penanda hilangnya vokal dl ejaan bahasa Arab yg diletakkan di atas konsonan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sukun"

📝 Contoh Penggunaan kata "sukun" dalam Kalimat

1.Pertanian di daerah hutan tidak dapat menanam tanaman yang tidak bergigi seperti sukun.
2.Pengelolaan lingkungan harus memperhatikan keberlanjutan tanaman yang tidak berbiji seperti jambu sukun.
3.Tanaman sukun dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, tetapi perlu perawatan yang tepat.
4.Makanan tradisional khas suku adat ini sering menggunakan bahan dasar sukun sebagai salah satu bahan utamanya.
5.Penelitian pada tanaman sukun menunjukkan bahwa kandungan nutrisinya tinggi dan dapat meningkatkan kesehatan.

📚 Artikel terkait kata "sukun"

Mengenal Kata 'sukun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sukun" - Kunci untuk Memahami Alam Fisik

Kata "sukun" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak bergigi atau tidak berbiji. Dalam konteks historis, kata ini mungkin terkait dengan pengamatan alam yang cermat oleh para ahli botani atau zoologi. Mereka mungkin menggunakan kata ini untuk menggambarkan jenis-jenis tumbuhan atau hewan yang tidak memiliki karakteristik tersebut.

Contoh Penggunaan Kata "Sukun" dalam Kalimat

Kata "sukun" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan objek yang tidak bergigi atau tidak berbiji. Misalnya, ketika kamu mencoba membedakan antara sukun dan tumbuhan lainnya, kamu mungkin berkata: "Jambu adalah buah yang tidak sukun karena memiliki biji yang dapat dilihat dengan jelas." Atau, ketika kamu membicarakan tentang hewan, kamu mungkin mengatakan: "Katak adalah hewan yang tidak sukun karena memiliki gigi yang tajam dan berfungsi sebagai alat untuk memakan mangsa."

Relevansi Kata "Sukun" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sukun" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pengetahuan alam dan lingkungan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang ada di sekitar kita. Dengan memahami makna kata "sukun", kita dapat lebih menghargai keindahan dan kompleksitas alam yang ada di sekitar kita.