Arti Kata "sungkuran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sungkuran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sungkuran

sung·ku·ran n nyiur yg masih muda, tempurungnya masih lunak: nyiur --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sungkuran"

📝 Contoh Penggunaan kata "sungkuran" dalam Kalimat

1.Pengusaha menanam sungkuran di sawahnya untuk mendapatkan pohon yang lebih besar.
2.sungkuran menjadi sumber minuman segar yang diminati oleh warga.
3.Dalam tradisi budaya, sungkuran digunakan sebagai simbol kehidupan yang mulai berbunga.
4.Pengajar meminta siswa untuk mengamati perbedaan antara sungkuran dan nyiur dewasa.
5.Pada hari raya, warga memanfaatkan sungkuran sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan.

📚 Artikel terkait kata "sungkuran"

Mengenal Kata 'sungkuran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sungkuran" - Inspirasi dari Alam

Kata "sungkuran" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Melayu, di mana "sungkuran" mengacu pada nyiur yang masih muda, dengan tempurung yang masih lunak. Makna ini telah berkembang sepanjang sejarah, terutama dalam konteks kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat sungkuran di sekitar kita, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki hutan alami. Namun, apa yang membuat sungkuran begitu spesial? Dalam bahasa sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang masih muda, belum matang, atau belum memiliki ciri-ciri sempurna. Misalnya, "dia masih sungkuran dalam memahami konsep tersebut" atau "projek ini masih sungkuran dan perlu banyak perbaikan". Kata "sungkuran" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi, sungkuran dianggap sebagai simbol kehidupan yang baru dan penuh harapan. Misalnya, di beberapa daerah, sungkuran digunakan sebagai simbol kebahagiaan dan keberuntungan dalam acara pernikahan atau ulang tahun. Dengan demikian, kata "sungkuran" tidak hanya memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, tetapi juga memiliki nilai kebudayaan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.