Arti Kata "sutil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sutil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sutil

su·til Jw n sudip

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sutil"

📝 Contoh Penggunaan kata "sutil" dalam Kalimat

1.Saya akan mencoba membuat lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "sutil".
2.Pengajar harus menjelaskan konsep matematika dengan cara yang sutil agar murid dapat paham dengan baik.
3.Penggunaan warna yang sutil pada desain grafis dapat membuat tampilan menjadi lebih menarik dan elegan.
4.Dia memiliki kepribadian yang sutil dan suka menghadapi tekanan dengan cara yang tenang.
5.Dalam karya sastra, penulis harus memiliki kemampuan untuk menggambarkan keadaan dengan cara yang sutil dan tidak terlalu kasar.

📚 Artikel terkait kata "sutil"

Mengenal Kata 'sutil' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Sutil: Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata sutil dalam bahasa Jawa memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu "sudip" yang berarti halus atau lembut. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk deskripsi sifat atau perilaku seseorang yang memiliki sifat halus dan lembut. Dengan demikian, kata sutil menjadi sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat penggunaan kata sutil dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ibu itu sangat sutil dalam menghandle anaknya yang masih kecil," atau "Dia memiliki sifat sutil yang membuat banyak orang mengaguminya." Dalam contoh-contoh ini, kata sutil digunakan untuk menggambarkan sifat atau perilaku seseorang yang memiliki makna positif. Kata sutil tidak hanya digunakan dalam konteks budaya dan sosial, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital seperti sekarang, kita seringkali berinteraksi dengan orang-orang melalui media sosial atau aplikasi chatting. Dalam situasi seperti ini, sifat sutil sangat penting untuk dipertahankan, karena dapat membantu kita menjalin hubungan yang lebih baik dan harmonis dengan orang lain.