Arti Kata "swastika" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "swastika" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

swastika

swas·ti·ka n 1 simbol atau ornamen dng bentuk yg menyeru- pai salib dng silang-silang membengkok dl sudut siku-siku, umumnya diartikan sbg lambang peredaran semesta, matahari, dsb; 2 lambang keagamaan umat Hindu Dharma di Bali; 3 simbol yg digunakan partai Nazi di Jerman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "swastika"

📝 Contoh Penggunaan kata "swastika" dalam Kalimat

1.Pada masa lalu, partai Nazi di Jerman menggunakan swastika sebagai simbol kekuasaan dan kekuatan. Dalam sejarah, swastika dianggap sebagai lambang peredaran semesta yang melambangkan keseimbangan dan keharmonisan. Dalam sastra, swastika digunakan sebagai simbol kebahagiaan dan keberuntungan dalam cerita rakyat yang populer di Asia Tenggara.

📚 Artikel terkait kata "swastika"

Mengenal Kata 'swastika' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Swastika" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Swastika

Swastika adalah simbol yang memiliki makna yang kompleks dan berbeda-beda tergantung pada konteksnya. Dalam bahasa Sanskerta, kata swastika berasal dari kata "su," yang berarti "baik" atau "langgeng," dan kata "asti," yang berarti "ada." Jadi, swastika secara harfiah berarti "ada kebaikan" atau "ada kebahagiaan." Namun, dalam sejarahnya, swastika diartikan sebagai lambang peredaran semesta, matahari, dan kehidupan. Simbol ini digunakan oleh berbagai budaya, termasuk umat Hindu di Bali, sebagai lambang keagamaan.

Penggunaan Swastika dalam Bahasa Indonesia

Swastika digunakan dalam berbagai kalimat dalam bahasa Indonesia. Misalnya, dalam konteks keagamaan, "swastika adalah lambang kebahagiaan yang ditemukan di kuil-kuil Hindu di Bali." Dalam konteks budaya, "swastika digunakan sebagai dekorasi pada pesta pernikahan tradisional Bali." Dalam konteks sejarah, "partai Nazi di Jerman menggunakan swastika sebagai lambang kekuasaannya."

Relevansi Swastika dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun swastika memiliki makna yang kompleks, tetapi simbol ini masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Di Bali, swastika masih digunakan sebagai lambang keagamaan dan budaya. Di kalangan penduduk Jerman, swastika masih dianggap sebagai lambang kebanggaan dan identitas nasional. Di Indonesia, swastika digunakan sebagai dekorasi pada pesta pernikahan dan acara-acara tradisional lainnya. Jadi, swastika masih memiliki makna yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.