Arti Kata "tadir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tadir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tadir

ta·dir Mk n dinding dr bambu yg dianyam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tadir"

📝 Contoh Penggunaan kata "tadir" dalam Kalimat

1.Pengrajin bambu sedang membuat tadir baru untuk menjaga keamanan rumahnya.
2.Pada masa lalu, tadir terbuat dari bambu dan digunakan sebagai pagar rumah.
3.Ketika cuaca ekstrem, pagar rumah yang terbuat dari bambu seperti tadir sangat rentan terhadap kerusakan.
4.Di daerah pedesaan, tadir digunakan sebagai pagar rumah yang sederhana dan ramah lingkungan.
5.Rangkaian bambu yang dianyam menjadi tadir sangat kuat dan efektif untuk menjaga keamanan rumah.

📚 Artikel terkait kata "tadir"

Mengenal Kata 'tadir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tadir" - Inspirasi dari Kebudayaan Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, tadir adalah sebuah kata yang memiliki makna yang khas dan unik. Kata ini merujuk pada sebuah dinding yang terbuat dari bambu yang dianyam, biasanya digunakan sebagai pengganti dinding batu atau kayu. Dalam konteks sejarah dan sosial, tadir memiliki makna yang sangat penting, karena menggambarkan kebudayaan dan tradisi masyarakat Indonesia yang sederhana dan ramah lingkungan. Dalam kehidupan sehari-hari, tadir masih digunakan sebagai alternatif bagi dinding modern yang lebih mahal. Misalnya, "Rumah kami memiliki tadir yang terbuat dari bambu yang kuat dan tahan lama." Atau, "Saya sangat menyukai tadir yang ditemukan di desa-desa di pedalaman Indonesia." Contoh lainnya, "Perluasan rumah kami menggunakan tadir sebagai pengganti dinding batu yang lebih mahal." Dalam kehidupan sehari-hari, tadir juga memiliki relevansi yang sangat penting. Masyarakat Indonesia mulai sadar akan pentingnya tadir sebagai alternatif untuk menghemat biaya dan mengurangi dampak lingkungan. Dengan demikian, tadir menjadi simbol kebudayaan Indonesia yang kreatif dan ramah lingkungan.