Arti Kata "tanah ulayah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanah ulayah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanah ulayah

tanah hutan yang sudah menjadi milik orang, tetapi belum diusahakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanah ulayah"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanah ulayah" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus memastikan pengelolaan tanah ulayah dengan bijak agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.
2.Komisi Ombudsman menekan pihak terkait untuk meminta klarifikasi pengelolaan tanah ulayah yang dituduh tidak transparan.
3.Sejak kecil, dia selalu mendengar cerita tentang tanah ulayah yang dimiliki oleh neneknya dari pihak ayah.
4.Pengelolaan tanah ulayah yang efektif dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan mengurangi kemiskinan.
5.Pada masa lalu, penghuni desa sering kali mengambil tanah ulayah untuk ditanami tanaman perkebunan dan buah-buahan.

📚 Artikel terkait kata "tanah ulayah"

Mengenal Kata 'tanah ulayah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tanah Ulayah" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "tanah ulayah" secara resmi berarti tanah hutan yang sudah menjadi milik orang, tetapi belum diusahakan. Istilah ini sering digunakan dalam konteks sejarah dan sosial, terutama dalam diskusi tentang hutan yang telah dipengaruhi oleh kegiatan manusia. Pada masa lalu, tanah ulayah seringkali digunakan sebagai sumber daya alam yang tak terbatas, namun sekarang kita sadar bahwa keberlanjutan lingkungan sangatlah penting.

Contoh Penggunaan Kata "Tanah Ulayah"

Kata "tanah ulayah" dapat dipakai dalam kalimat yang alami, seperti: "Pemerintah telah memutuskan untuk mengubah tanah ulayah menjadi kawasan konservasi untuk melindungi keanekaragaman hayati." Atau, "Masyarakat setempat masih memiliki hak atas tanah ulayah yang telah dimiliki oleh keluarga mereka selama bertahun-tahun." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "tanah ulayah" memiliki makna yang luas dan kompleks.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tanah ulayah" memiliki relevansi yang signifikan dalam diskusi tentang pengelolaan sumber daya alam dan konflik lingkungan. Kita dapat melihat bahwa tanah ulayah sering menjadi sumber konflik antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok ekstremis. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "tanah ulayah" agar kita dapat menghadapi tantangan ini dengan bijak.