Arti Kata "tanda selar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanda selar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanda selar

cap bakar pada kulit (kuda, sapi, dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanda selar"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanda selar" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual kuda menempelkan tanda selar untuk menunjukkan keselamatan hewan.
2.Pada zaman dulu, tanda selar digunakan sebagai identifikasi hewan ternak yang telah dipotong.
3.Pengusaha peternakan harus memastikan bahwa setiap hewan yang dipotong memiliki tanda selar yang jelas.
4.Bapak menempelkan tanda selar pada kuda barunya sebelum membawanya ke pasar.
5.tanda selar yang tidak jelas dapat menimbulkan kesalahpahaman dan bahkan kecelakaan.

📚 Artikel terkait kata "tanda selar"

Mengenal Kata 'tanda selar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tanda Selar" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Definisi dan Makna Tanda Selar

Tanda selar adalah sebuah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada cap bakar pada kulit hewan, biasanya kuda atau sapi. Cap bakar ini diberikan sebagai tanda identitas atau sebagai hukuman atas pelanggaran tertentu. Dalam sejarah, tanda selar digunakan sebagai cara untuk mengidentifikasi hewan yang telah melanggar aturan atau hukum yang berlaku.

Contoh Penggunaan Tanda Selar dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tanda selar" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, jika kita ingin menggambarkan peristiwa di mana seekor kuda diberi cap bakar sebagai hukuman, kita dapat menggunakan kalimat seperti: "Pemilik kuda itu menerima **tanda selar** sebagai hukuman karena kuda itu melanggar aturan lalu lintas." Atau, kita dapat menggunakan kalimat seperti: "Pada masa lalu, **tanda selar** digunakan sebagai tanda identitas pada hewan yang digunakan sebagai kerjaan." Contoh lainnya adalah: "Dalam beberapa budaya, **tanda selar** dianggap sebagai simbol kekuasaan dan otoritas."

Relevansi Tanda Selar dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun **tanda selar** memiliki makna yang berbeda-beda dalam konteks historis dan sosial, namun kata ini tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa budaya, tanda selar dianggap sebagai simbol kekuasaan dan otoritas. Selain itu, kata "tanda selar" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam penggunaan cap bakar sebagai cara untuk mengidentifikasi hewan yang telah melanggar aturan atau hukum yang berlaku. Dengan demikian, kata "tanda selar" tetap memiliki makna yang penting dalam bahasa Indonesia.