Arti Kata "tapak dara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tapak dara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tapak dara

ta·pak da·ra n tanaman hias, bunganya di ujung batang atau cabang, berbentuk lingkaran lima helai mahkota, berwarna putih, merah muda, atau merah tua; Selaginella plana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tapak dara"

📝 Contoh Penggunaan kata "tapak dara" dalam Kalimat

1.Tanaman hias tapak dara sering digunakan sebagai dekorasi rumah.
2.Sang ibu membeli bunga tapak dara untuk hiasan di meja makan.
3.Pada festival tahunan, banyak penjual bunga tapak dara di lapangan.
4.Di kebun, aku menanam tanaman tapak dara untuk menambah keindahan alam.
5.Dokter menyarankan pasien untuk mengonsumsi obat yang berbentuk tapak dara sebagai suplemen.

📚 Artikel terkait kata "tapak dara"

Mengenal Kata 'tapak dara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tapak Dara" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tapak dara" seringkali terdengar dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks hiasan rumah atau tanaman. Namun, apa sebenarnya makna di balik kata ini? Historisnya, kata "tapak dara" digunakan untuk menggambarkan tanaman hias yang memiliki bunga indah dan unik. Tanaman hias tersebut, yang bernama selaginella plana, memiliki bunga berbentuk lingkaran lima helai mahkota dengan warna putih, merah muda, atau merah tua. Bunga ini tumbuh di ujung batang atau cabang, menjadikannya tanaman hias yang sangat menarik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tapak dara" seringkali digunakan dalam kalimat seperti: "Saya membawa tapak dara sebagai hiasan ruang tamu." atau "Dia sangat menyukai tapak dara karena bunganya yang indah dan unik." Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam festival atau upacara adat yang menggunakan tapak dara sebagai simbol keindahan dan kebersihan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tapak dara" memiliki makna yang lebih luas lagi. Bunga tapak dara menjadi simbol kegembiraan dan kebahagiaan, dan seringkali digunakan dalam perayaan-perayaan penting. Selain itu, tanaman tapak dara juga memiliki khasiat yang baik, seperti dapat menghilangkan stres dan kelelahan. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang menyukai tanaman tapak dara sebagai hiasan rumah atau tempat tinggal.