Arti Kata "tasawuf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tasawuf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tasawuf

ta·sa·wuf n ajaran (cara dsb) untuk mengenal dan mendekatkan diri kpd Allah sehingga memperoleh hubungan langsung secara sadar dng-Nya: ilmu --; mengaji --; orang --;
ber·ta·sa·wuf v menjalankan tasawuf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tasawuf"

📝 Contoh Penggunaan kata "tasawuf" dalam Kalimat

1.Para ulama Islam mengembangkan ajaran tasawuf untuk memperdalam keimanan.
2.Di sebuah kampus, dosen mengajarkan tasawuf sebagai salah satu mata kuliah yang populer.
3.Seorang pengikut sufisme telah menjalankan tasawuf sejak lama dan merasakan perubahan besar dalam hidupnya.
4.Pemahaman tentang tasawuf sering kali dianggap sebagai misteri yang tidak dapat dipahami oleh orang awam.
5.Para ahli tasawuf mengemukakan bahwa tasawuf bukan hanya tentang kegiatan spiritual, tetapi juga tentang cara hidup yang seimbang.

📚 Artikel terkait kata "tasawuf"

Mengenal Kata 'tasawuf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tasawuf" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "tasawuf" memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks dalam konteks keagamaan Islam. Secara harfiah, tasawuf berasal dari bahasa Arab yang berarti "mengenal" atau "mendekatkan diri" kepada Allah. Dalam sejarah Islam, tasawuf berkembang sebagai ajaran spiritual yang memfokuskan pada pengembangan diri individu untuk mencapai kesadaran dan koneksi langsung dengan Allah. Ajaran tasawuf ini memiliki tujuan untuk membantu seseorang meningkatkan kesadaran diri dan mencapai kebenaran.

Contoh Penggunaan Kata Tasawuf

Kata tasawuf sering digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan ajaran spiritual ini. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tasawuf dalam kalimat yang alami: * Saya berusaha menjalankan tasawuf untuk meningkatkan kesadaran diri saya. * Ajaran tasawuf sangat penting dalam mencapai kesempurnaan sebagai manusia. * Saya berharap dapat belajar dari para ulama tasawuf untuk meningkatkan kualitas hidup saya.

Relevansi Tasawuf dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tasawuf memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam era yang semakin sibuk dan materialistis, banyak orang yang mencari cara untuk meningkatkan kesadaran diri dan mencapai kebenaran. Tasawuf dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka yang ingin mencapai tujuan hidup yang lebih baik. Melalui tasawuf, seseorang dapat belajar untuk mengelola emosi, meningkatkan kesabaran, dan mencapai kesadaran diri yang lebih tinggi.