Arti Kata "tata niaga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tata niaga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tata niaga

ta·ta ni·a·ga n sistem perdagangan komoditas tertentu: -- cengkih sudah diatur para pengusaha itu;
ke·ta·ta·ni·a·ga·an n ihwal tata niaga: kunjungan menteri dimaksudkan untuk menjajaki kemungkinan mengembangkan peranan koperasi kopra dl tata laksana dan ~ perkopraan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tata niaga"

📝 Contoh Penggunaan kata "tata niaga" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah menetapkan tata niaga cengkih untuk meningkatkan produksi.
2.Dalam tata niaga, perusahaan harus mengikuti aturan yang ketat untuk menjual produknya.
3.Di pasar tradisional, pedagang telah mengatur tata niaga sendiri untuk meningkatkan penjualan.
4.Dalam pendidikan, tata niaga adalah pelajaran yang membahas tentang kegiatan ekonomi.
5.Peningkatan tata niaga internasional dapat meningkatkan ekonomi negara secara signifikan.

📚 Artikel terkait kata "tata niaga"

Mengenal Kata 'tata niaga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tata niaga" - Inspirasi dan Motivasi untuk Meningkatkan Efisiensi

Kata "tata niaga" memiliki makna yang sangat luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis dan perdagangan. Secara historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan sistem perdagangan komoditas tertentu yang diatur oleh para pengusaha. Misalnya, cengkih sudah diatur para pengusaha itu, menunjukkan bahwa tata niaga telah menjadi bagian dari praktik bisnis yang mapan. Dalam konteks yang lebih luas, tata niaga juga merujuk pada sistem manajemen dan organisasi yang efektif dalam mengelola sumber daya, memastikan keamanan dan kestabilan pasar, serta meningkatkan efisiensi transaksi. Hal ini sangat relevan dalam era globalisasi saat ini, di mana perusahaan-perusahaan harus dapat beradaptasi dengan cepat dan berkelanjutan dalam menghadapi persaingan yang ketat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh-contoh penggunaan kata "tata niaga" dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Perusahaan tersebut harus mempelajari tata niaga yang efektif untuk meningkatkan penjualan produknya." Atau, "Pemerintah harus memastikan tata niaga yang aman dan terjamin untuk menghindari kejahatan ekonomi." Contoh-contoh seperti ini menunjukkan bahwa tata niaga telah menjadi bagian dari bahasa bisnis yang mapan dan relevan. Dalam budaya Indonesia modern, tata niaga juga memiliki relevansi yang sangat tinggi. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya efisiensi dan efektifitas dalam bisnis, banyak perusahaan dan organisasi yang mulai menerapkan sistem tata niaga yang modern dan inovatif. Misalnya, perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi informasi untuk memantau dan mengelola operasional mereka, atau organisasi-organisasi yang menerapkan sistem manajemen yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, tata niaga menjadi salah satu faktor yang penting dalam meningkatkan kemampuan kompetitif dan keberhasilan bisnis di Indonesia.