Arti Kata "tawakal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tawakal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tawakal

ta·wa·kal v pasrah diri kpd kehendak Allah; percaya dng sepenuh hati kpd Allah (dl penderitaan dsb): habis akal baru -- , sesudah berikhtiar, baru berserah kpd Allah;
ber·ta·wa·kal v berserah diri kpd kehendak Allah; memiliki rasa tawakal: kita harus selalu ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tawakal"

📝 Contoh Penggunaan kata "tawakal" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan ini, kita harus selalu tawakal kepada Allah dalam setiap langkah yang kita ambil.
2.Ibu menyarankan anaknya untuk tawakal kepada Tuhan dalam menghadapi kesulitan sekolah.
3.Ketika menghadapi krisis ekonomi, pemerintah harus tawakal kepada kebijaksanaan Allah untuk menemukan solusi.
4.Dalam puisi, penulis mengungkapkan perasaan tawakalnya kepada Tuhan dalam menghadapi kesulitan hidup.
5.Dengan tawakal kepada Allah, kita dapat melepaskan beban hati dan memiliki kebahagiaan yang sebenarnya.

📚 Artikel terkait kata "tawakal"

Mengenal Kata 'tawakal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tawakal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tawakal" memiliki makna yang sangat dalam dalam konteks kehidupan sehari-hari. Secara umum, tawakal berarti memasrahkan diri kepada kehendak Allah dan memiliki rasa percaya yang sepenuh hati kepada-Nya. Dalam sejarah, tawakal telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Islam, terutama selama masa penderitaan dan kesulitan. Menggunakan kata "tawakal" dalam konteks yang alami adalah hal yang mudah dilakukan. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Saya telah berusaha sebisanya, sekarang saya hanya bisa tawakal kepada Allah dan harap-Nya." Atau, "Kita harus memiliki tawakal dalam menghadapi tantangan dan kesulitan yang ada." Dalam kehidupan sehari-hari, tawakal dapat membantu kita untuk lebih stabil dan tenang dalam menghadapi berbagai situasi. Dalam kehidupan modern di Indonesia, tawakal masih memiliki relevansi yang sangat penting. Banyak orang yang merasa kehabisan akal dan tidak tahu harus melakukan apa lagi, maka mereka hanya bisa tawakal kepada Allah dan harap-Nya. Dalam budaya Indonesia, tawakal seringkali diartikan sebagai kekuatan spiritual yang dapat membantu kita untuk menghadapi berbagai krisis dan kesulitan. Dengan demikian, tawakal dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk lebih percaya diri dan memiliki rasa percaya yang sepenuh hati kepada Allah. Dengan memiliki tawakal, kita dapat lebih stabil dan tenang dalam menghadapi berbagai situasi, serta memiliki rasa percaya yang sepenuh hati kepada Allah.