Arti Kata "tebon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tebon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tebon

te·bon n sisa tanaman jagung sehabis dipanen (sbg pakan ternak)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tebon"

📝 Contoh Penggunaan kata "tebon" dalam Kalimat

1.Penggunaan tebon sebagai pakan ternak sangat efektif dalam meningkatkan produksi susu sapi.
2.Pada musim hujan, sawah di sekitar desa banyak dijadikan tempat penanaman jagung, sehingga setelah dipanen, terdapat banyak tebon yang dapat digunakan sebagai pakan ternak.
3.Petani jagung lokal memanfaatkan tebon sebagai sumber pendapatan tambahan dengan menjualnya ke pedagang ternak.
4.Kami menggunakan tebon sebagai bahan bakar untuk kebutuhan dapur di rumah, karena lebih hemat biaya dibandingkan dengan gas atau listrik.
5.Penggunaan tebon sebagai pakan ternak bukan hanya mempengaruhi kualitas susu sapi, tetapi juga berdampak pada keseimbangan ekosistem di hutan.

📚 Artikel terkait kata "tebon"

Mengenal Kata 'tebon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tebon" - Inspirasi dan Motivasi

Kata tebon mungkin masih asing bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang petani atau bertanam jagung. Namun, di balik makna yang sederhana, terdapat konteks historis dan sosial yang menarik. Sebagai sisa tanaman jagung sehabis dipanen, tebon sering dijadikan sebagai pakan ternak. Dalam konteks peternakan, tebon memiliki nilai yang signifikan sebagai sumber gizi tambahan untuk hewan. Contoh penggunaan kata tebon dalam kalimat yang alami antara lain: "Pemilik peternakan menggunakan tebon jagung sebagai pakan tambahan untuk ayam petelur." atau "Petani menanam jagung untuk menghasilkan tebon yang bisa dijadikan pakan sapi." Selain itu, tebon juga dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat kompos, sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah. Tebon memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi petani dan peternak. Selain itu, tebon juga dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian. Dengan demikian, kata tebon tidak hanya merupakan sebuah istilah teknis, tetapi juga dapat menjadi simbol dari kemampuan manusia dalam mengelola sumber daya alam dengan bijak.