Arti Kata "tempayak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempayak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempayak

tem·pa·yak n anak serangga penyengat (lebah, angkut-angkut, semut, dsb) yg masih berupa lundi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempayak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempayak" dalam Kalimat

1.Anak lebah yang masih berupa lundi itu termasuk tempayak yang sangat berbahaya.
2.Saat berenang di tepi danau, banyak ditemukan tempayak yang terjatuh ke air.
3.Dalam biologi, tempayak adalah tahap awal perkembangan lebah betina.
4.Banyak tempayak yang bermain di dalam rumah, membuat saya harus berhati-hati tidak tergigit.
5.Dalam proses penelitian tentang lebah, peneliti harus menyediakan tempayak yang sehat untuk mempercepat perkembangannya.

📚 Artikel terkait kata "tempayak"

Mengenal Kata 'tempayak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tempayak": Makna dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata tempayak seringkali digunakan dalam konteks serangga penyengat, seperti lebah, angkut-angkut, semut, dan sebagainya. Secara resmi, tempayak adalah istilah yang digunakan untuk menyebut anak serangga penyengat yang masih berupa lundi. Istilah ini memiliki makna yang unik dan dapat memberikan wawasan mengenai dunia serangga yang kompleks. Tempayak memiliki makna yang berbeda dengan istilah lain yang terkait, seperti lebah atau semut. Istilah ini lebih spesifik dan dapat digunakan untuk menggambarkan tahapan perkembangan serangga penyengat. Misalnya, ketika Anda melihat serangga penyengat yang masih berupa lundi, Anda dapat mengatakan bahwa itu adalah tempayak. Contoh penggunaan kata tempayak dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Saya melihat tempayak di atas bunga, sedang mengumpulkan madu untuk keluarganya." Dengan kata lain, tempayak dapat digunakan untuk menggambarkan anak serangga penyengat yang masih berupa lundi dan sedang dalam proses perkembangan. Dalam kehidupan sehari-hari, tempayak memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika Anda melihat tempayak di rumah, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk menghindari serangan serangga penyengat. Selain itu, tempayak juga dapat digunakan sebagai contoh dalam pengajaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghormati kehidupan serangga. Dalam budaya Indonesia modern, tempayak juga memiliki makna yang lebih luas. Misalnya, dalam sastra Indonesia, tempayak dapat digunakan sebagai simbol kehidupan dan perkembangan. Dalam konteks ini, tempayak dapat digunakan untuk menggambarkan proses perkembangan seseorang dari anak ke dewasa. Dalam kesimpulan, tempayak adalah kata yang unik dan memiliki makna yang berbeda dengan istilah lain yang terkait. Dengan memahami makna dan relevansi kata tempayak, Anda dapat memiliki wawasan yang lebih luas mengenai dunia serangga dan kehidupan sehari-hari.