Arti Kata "temu lawas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "temu lawas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

temu lawas

temu lawak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "temu lawas"

📝 Contoh Penggunaan kata "temu lawas" dalam Kalimat

1.Dalam persidangan, hakim memutuskan untuk mengadakan temu lawas dengan saksi utama untuk memastikan kebenaran keterangan.
2.Pada hari itu, mereka menghadiri acara temu lawas sekolah dan membagikan kenangan masa lalu.
3.Di buku sejarah, penulis menggambarkan bagaimana para pahlawan Indonesia mengadakan temu lawas dengan pahlawan kolonial Belanda.
4.Dalam konteks pendidikan, guru meminta siswa untuk melakukan temu lawas dengan keluarga untuk memahami nilai-nilai budaya.
5.Pada malam itu, mereka menghadiri acara temu lawas lulusan sekolah dan membicarakan rencana masa depan.

📚 Artikel terkait kata "temu lawas"

Mengenal Kata 'temu lawas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Temu Lawas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "temu lawas" sering kali digunakan dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia. Secara etimologis, kata ini memiliki makna yang luas, meliputi pertemuan yang lama sekali tidak berlangsung, perjumpaan yang telah lama tidak terjadi, atau pertemuan yang telah berlangsung sejak lama. Dalam konteks ini, kata "temu lawas" sering digunakan untuk menggambarkan peristiwa atau kejadian yang telah berlangsung selama bertahun-tahun atau bahkan abad. Dalam sejarah, kata "temu lawas" sering digunakan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa penting yang telah berlangsung selama lama. Misalnya, pada masa kolonial Belanda, kata "temu lawas" digunakan untuk menggambarkan pertemuan antara para pejabat kolonial dan para penguasa setempat. Dalam konteks modern, kata "temu lawas" dapat digunakan untuk menggambarkan pertemuan antara orang-orang yang telah lama tidak bertemu atau perjumpaan antara kelompok-kelompok yang telah lama tidak bersentuhan. Contoh penggunaan kata "temu lawas" dalam kalimat yang alami antara lain: "Saya telah bertemu dengan teman lama saya setelah bertahun-tahun tidak berjumpa, itu adalah **temu lawas** yang sangat berarti bagi saya." atau "Pertemuan antara para pemimpin negara telah membuka lembaran baru dalam sejarah bangsa, itu adalah **temu lawas** yang akan diingat selamanya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "temu lawas" dapat digunakan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang telah berlangsung selama lama dan memiliki makna yang dalam. Misalnya, dalam konteks keluarga, kata "temu lawas" dapat digunakan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang telah berlangsung selama lama, seperti pertemuan antara anak dan orang tua setelah lama tidak bertemu. Dalam konteks budaya, kata "temu lawas" dapat digunakan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang telah berlangsung selama lama dan memiliki makna yang dalam, seperti pertemuan antara para pejabat negara dan para pemimpin masyarakat setempat. Dalam kesimpulan, kata "temu lawas" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam budaya dan sejarah Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa yang telah berlangsung selama lama dan memiliki makna yang dalam.