Arti Kata "tenggorok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tenggorok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tenggorok

teng·go·rok n bagian saluran napas atas antara laring dan percabangan bronkus: krn -- nya sakit, ia tidak dapat menelan makanan yg keras-keras;
teng·go·rok·an n tenggorok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tenggorok"

📝 Contoh Penggunaan kata "tenggorok" dalam Kalimat

1.Sakitnya tenggoroknya membuatnya tidak bisa menelan makanan keras.
2.Dokter akan memeriksa tenggorok pasien untuk menentukan penyebab radang tenggorok.
3.Ia memiliki peradangan pada tenggorok sehingga harus minum obat untuk menghilangkan rasa sakit.
4.Ketika berbicara, ia merasa ada benda tersumbat di tenggoroknya sehingga terdengar berbisik.
5.Saat berolahraga, suhu tubuhnya meningkat dan ia merasa tenggoroknya tersumbat oleh lendir.

📚 Artikel terkait kata "tenggorok"

Mengenal Kata 'tenggorok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tenggorok" - Mengatasi Masalah Hidung Tersumbat

Kata "tenggorok" seringkali terdengar dalam percakapan sehari-hari, terutama ketika seseorang mengalami masalah pernapasan atau tenggorok sakit. Dalam bahasa Indonesia, tenggorok didefinisikan sebagai bagian saluran napas atas antara laring dan percabangan bronkus. Ketika tenggorok sakit, seseorang mungkin mengalami kesulitan menelan makanan atau minuman. Dalam konteks sejarah, kata "tenggorok" pertama kali muncul dalam bahasa Melayu pada abad ke-16. Namun, penggunaan kata ini telah berkembang luas dalam bahasa Indonesia modern. Dalam kalimat sehari-hari, kata "tenggorok" sering digunakan untuk menggambarkan rasa sakit atau nyeri pada bagian tenggorok. Contohnya, "Saya mengalami sakit tenggorok yang parah setelah makan makanan pedas" atau "Tenggoroknya sakit akibat asap rokok". Tenggorok juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, tenggorok seringkali digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan perasaan sakit atau tidak enak. Misalnya, seseorang mungkin berkata "Tenggoroknya sakit" ketika merasa tidak enak hati atau sedang mengalami masalah perasaan. Dalam konteks medis, kata "tenggorok" juga digunakan untuk mengidentifikasi penyakit yang terkait dengan saluran napas. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "tenggorok" agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.