Arti Kata "tengok-menengok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tengok-menengok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tengok-menengok

te.ngok-me.ne.ngok Verba (kata kerja) saling menengok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tengok-menengok"

📝 Contoh Penggunaan kata "tengok-menengok" dalam Kalimat

1.Pemimpin perusahaan saling menengok untuk mengonfirmasi rencana penting.
2.Dalam kegiatan pertemuan, teman-teman saling menengok untuk menunjukkan kesenyapan.
3.Pada malam hari, pasangan muda saling menengok dengan senyum lembut.
4.Dalam rapat, anggota tim saling menengok untuk meminta klarifikasi informasi.
5.Orang tua saling menengok dengan bangga melihat anaknya berhasil lulus sekolah.

📚 Artikel terkait kata "tengok-menengok"

Mengenal Kata 'tengok-menengok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tengok-Menengok" - Berbagi Perhatian

Pernahkah Anda mendengar atau melihat orang lain melakukan **tengok-menengok** di lingkungan sekitar? **Tengok-menengok** adalah kata kerja dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna tentang saling menengok atau saling memperhatikan. Kata ini memiliki konteks historis yang kaya, terutama dalam tradisi sosial di Indonesia. Di masa lalu, **tengok-menengok** sering digunakan sebagai cara untuk menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada orang lain. **Tengok-menengok** tidak hanya terjadi di masa lalu, tetapi juga masih sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata **tengok-menengok** dalam konteks yang alami: - "Kita **tengok-menengok** satu sama lain sebelum memulai pertandingan." (Dalam konteks olahraga) - "Ibu **tengok-menengok** anaknya saat anak itu bermain di luar." (Dalam konteks keluarga) - "Kita **tengok-menengok** satu sama lain saat menunggu kereta." (Dalam konteks transportasi) Kata **tengok-menengok** memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dengan **tengok-menengok**, kita dapat menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada orang lain, serta memperkuat ikatan sosial. Selain itu, **tengok-menengok** juga dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan kesibukan dalam kehidupan sehari-hari.