Arti Kata "tepok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tepok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tepok

1te·pok Jk a lapuk (tt kayu, dinding, dsb): rumah itu sebagian kayunya sudah --

2te·pok ? tepuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tepok"

📝 Contoh Penggunaan kata "tepok" dalam Kalimat

1.Berdasarkan instruksi yang diberikan, saya akan menciptakan lima kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "tepok".
2.Rumah itu sudah sebagian kayunya sudah tepok dan perlu dilakukan perbaikan.
3.Di kejauhan terdengar suara orang menghantam dinding dengan keras dan membuatnya tepok.
4.Pada saat musim hujan, pohon di taman kampus sudah mulai tepok dan perlu dirawat.
5.Setelah kecelakaan, mobil itu tepok dan tidak bisa bergerak lagi.

📚 Artikel terkait kata "tepok"

Mengenal Kata 'tepok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tepok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tepok" memiliki makna yang sangat luas dalam Bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang telah lapuk atau rusak, terutama pada kayu, dinding, atau bahan bangunan lainnya. Konsep ini telah ada sejak lama, ketika bangunan-bangunan tradisional dibangun menggunakan bahan-bahan alami yang rentan terkena serangan hama atau cuaca ekstrem. Tepok pada zaman dahulu seringkali diartikan sebagai tanda bahwa sebuah bangunan membutuhkan perawatan atau renovasi. Namun, dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup, konsep tepok telah berkembang untuk mencakup aspek lainnya. Dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan keadaan yang rusak atau tidak sempurna. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tepok" dalam kalimat yang alami: - Rumah itu sebagian kayunya sudah tepok, sehingga membutuhkan renovasi segera. - Setelah beberapa tahun berdiri, bangunan itu mulai tepok dan membutuhkan perawatan rutin. - Akibat cuaca ekstrem, dinding rumah kami tepok dan perlu direnovasi segera. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tepok" memiliki relevansi yang cukup signifikan. Dalam beberapa budaya di Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak sempurna atau rusak. Dengan demikian, kata "tepok" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk memelihara dan merawat lingkungan sekitar.